Warga Sungai Penuh Dan Kerinci Keluhkan Tingginya Harga LPG 3 Kg

Senin, 31 Agustus 2020 - 16:00:19 WIB - Dibaca: 404 kali

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi ()

JAMBIPRIMA.COM, SUNGAIPENUH– Akhir- akhir ini warga Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci mengeluhkan tingginya harga Gas Elpiji 3 Kg yang harganya mencapai Rp. 30.000 per tabung.

Informasi yang dirangkum jambiprima.com, diwilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, pada umumnya kios menjual gas LPG ukuran 3 Kg dengan harga dari pangkalan yakni Rp. 25.000, namun saat ini, dengan alasan langka, pihak pengecer menaikkan harga menjadi Rp. 30.000 per tabung. Sementara, harga eceran tertinggi (HET) penjualan gas LPG tabung 3 Kg masih Rp. 20.000 per tabung. 

Fitria, salah seorang warga Kecamatan Pondok Tinggi, pengguna LPG tabung 3 Kg kepada media ini mengungkapkan bahwa, beberapa Minggu terakhir ini, dirinya membeli Gas LPG 3 kg, diwarung warung, dengan harga Rp.30.000.

Menurutnya, harga tersebut tergolong tinggi lantaran sebelumnya dirinya sering membeli dengan harga 20 ribu.

“ Karena harga gas LPG 3 Kg kian mahal, untuk sementara kami terpaksa memakai kayu bakar untuk memasak.  Baru-baru ini, kami mencoba membeli diwarung terdekat, harganya sudah mencapai 30 ribu rupiah,” ungkapnya, Senin (31/8).

Rudi Hartono Ridwar, Salah seorang Aktivis Pemerhati kebijakan publik mengecam tindakan para oknum baik pangkalan, agen atau pun warung yang memanfaatkan situasi kelangkaan tabung gas LPG 3 kg menjadi lahan bisnis yang merugikan kalangan menengah kebawah.

“ Sepengetahuan kita, HET nya 20 ribu, dan batas akhir distribusi adalah pangkalan, warga beli di pangkalan harga Rp. 20.000 paling tinggi, jika lebih itu masalah. Apalagi saat ini kita semua masih dilanda musibah, yakni pandemi Covid- 19, hal ini akan berdampak pada ekonomi masyarakat kelas bawah," katanya.

Terkait kelangkaan gas LPG 3 Kg, Rudi berharap, adanya pantauan dari pihak-pihat terkait ke- para distributor gas yang ada di kota Sungai Penuh dan Kerinci, karena informasi yang diperoleh, baru-baru ini tabung gas LPG 3 Kg masih lancar masuk ke wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

“ Kami berharap Pemerintah terkait dan para aparat penegak hukum ikut memantau jalannya pendistribusian gas ini. Kasihan masyarakat kita menjadi korban para pengambil keuntungan gas ini. Baru pagi masuk Gas, sore sudah dipasang label gas 3 kg Habis,” bebernya. (mko)





BERITA BERIKUTNYA
loading...