Hari Ini Lahan PT. Kaswari Unggul Tanjabtim di Duduki Ribuan Warga

Rabu, 23 September 2020 - 19:26:15 WIB - Dibaca: 1400 kali

()
 
JAMBIPRIMA.COM, TANJABTIM - Disinyalir sudah melakukan penyerobotan lahan warga dan tidak mempunyai izin lingkungan serta berada dalam hutan kawasan, ratusan hektar lahan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Kaswari Unggul diduduki ribuan warga dari 20 Desa sekitar wilayah Dendang, Rabu (23/9/2020).
 
Selain menduduki, ribuan warga yang berada dari Desa disekitar areal perusahaan tersebut juga melakukan pembersihan semak belukar , membuat pondok dan bercocok tanam.
 
" Selain menyerobot lahan masyarakat dan tidak punya izin lingkungan, Ratusan hektar lahan yang digarap perusahaan juga berada dalam kawasan hutan." Ungkap Ahya Ahadita, Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Tanjabtim.
 
Sehingga mulai hari ini, Kata Ahya, Warga di Tanjabtim yang tergabung dalam SPI menduduki lahan tersebut. Selain sejumlah alasan diatas, Perusahaan ini dinilai juga tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU).
 
"Kegiatan ini didasari oleh kemarahan warga atas tindakan yang dilakukan PT Kaswari unggul, lantaran 20 tahun terakhir  menggarap lahan masyarakat baik yang ada di areal perkembangan transmigrasi maupun diwilayah kampung lainnya tidak memberi manfaat untuk bangsa dan negara. Jadi, Masyarakat berpendapat, daripada dirampok segelintir orang lebih baik lahan ini kami masyarakat yang kelola". Ujarnya.
 
Rajali, Ketua tim hukum SPI Tanjabtim menambahkan, dugaan penjarahan lahan yang dilakukan PT. Kaswari unggul sudah waktunya diakhiri, Sebab, Mereka sebagai warga sekitar ingin mengelola kembali warisan leluhurnya dan perusahaan ini dianggap tidak layak berinvestasi diwilayah mereka.
 
" Kami bukan tidak senang dengan adanya investasi tapi berinvestasilah dengan sehat, jujur, dan saling menguntungkan. Jika ada yang ingin macam macam kamilah yang akan berada paling depan untuk tegaknya keadilan dan reforma agraria." Pungkasnya.
 
Di bulan Juli lalu, Pemkab Tanjabtim melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyegel lahan PT. Kaswari Unggul di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kamis (30/7) siang.
 
Penyegelan dilakukan terkait areal yang tidak punya izin lingkungan sehingga Pemkab memasang tiga buah plang yang berisi penegasan larangan beraktivitas dilahan yang bermasalah.
 
Kepala DLH Tanjabtim, Gustin melalui Kabid P3LH, Agus Pranoto waktu itu mengatakan, Ada seluas 148 hektar lahan PT. Kaswari Unggul yang disegel. Sementara, 3.470 hektar lahan lainnya sudah memiliki izin lingkungan.
 
"Yang jelas izin lingkungan PT. Kaswari Unggul di kita ada 3.470 hektar yang kita segel ini diluar izin kurang lebih 148 hektar," katanya, saat diwawancarai awak media saat itu di lokasi.
 
Menurut Agus, Penyegelan  berdasarkan SK Bupati Tanjabtim Nomor 445 Tahun 2020 yang berisi tentang penghentian semua kegiatan pada lokasi yang tidak memiliki izin lingkungan di lahan PT. Kaswari Unggul. (Wl)




BERITA BERIKUTNYA