Langgar Protokol Kesehatan, KPU Sungai Penuh Melarang Paslon Kampanye Selama Tiga Hari

Kamis, 12 November 2020 - 19:06:47 WIB - Dibaca: 129 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, SUNGAI PENUH - Pelaksanaan kampanye dua kandidat, Calon Walikota Sungai Penuh dan Wakil Walikota Sungai Penuh, dihentikan selama Tiga berturut-turut. 

Hal tersebut, berdasarkan surat rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sungai Penuh, kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sungai Penuh.

Menindak lanjuti, rekomendasi tersebut, KPU Sungai Penuh telah mengeluarkan surat ditujukan kepada dua kandidat Calon Walikota Sungai Penuh, dimana melarang kampanye tatap muka dan dialog dari tanggal 13, 14 dan 15 November 2020.

Anggota Bawaslu Sungai Penuh, Divisi Pengawasan, Joni Arman, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa pihaknya merekomendasikan ke KPU Sungai Penuh, terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan saat kampanye dua kandidat Paslon Walikota Sungai Penuh. 

"Ya, kita telah menuruskan rekomendasi ke KPU Sungai Penuh, untuk memberikan sanksi terhadap kedua Kandidat Cawako dan Cawawako Sungai Penuh, dengan menghentikan Pelaksanaan kampanye tatap muka dan dialog selama tiga hari berturut-turut," jelasnya.

Sementara itu, anggota KPU Sungai Penuh, Fadli saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut. 

"Ya, benar ada pemberian sanksi kepada kedua calon, ini menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu, dengan melarang kampanye tatap muka dan dialog selama tiga hari berturut-turut," jelas Fadli. (Bdi)





BERITA BERIKUTNYA
loading...