Abu Sopyan Diamankan Oleh Satreskrim Polres Merangin Kerena Setubuhi dan Larikan Anak Dibawah Umur

Senin, 30 November 2020 - 19:58:43 WIB - Dibaca: 386 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Tindak Pidana Pencabulan dan Persetubuhan serta melarikan anak dibawah umur, Primer pasal 81 subsidair pasal 82 UU No.17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 

Tentang Perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 76E UU No 35 Tahun 2014, tentang Perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 dan Pasal 332 ayat (1) KUHPidana.

LP/ B-215 /XI / 2020 / Res Merangin/Spkt, tanggal 27 November 2020, Waktu Kejadian.

Sejak bulan Agustus tahun 2020, hingga tanggal 27 November tahun 2020

Sementara pelapor Muhtaruddin, Laki-laki, Islam, Pedagang Desa Air Lago, RT. 002, Kec. Muara Siau, Kab. Merangin.

Sementara pelaku, Abu Sopyan bin Ansori, Laki-laki , 36 tahun, Petani, Desa Tamiai, Kec. Batang Merangin, Kab. Kerinci, sedangkan korban inisial

N P Binti M, perempuan, 15 tahun, Pelajar, Desa Air Lago, Rt. 002, Kec. Muara Siau, Kab. Merangin.

Kronologis Kejadiannya, Sekira bulan Agutus tahun 2020, Ketika liburan Hari Raya Idul Adha korban diajak pelaku untuk Pergi ke Waterboom FA, setelah dari situ, pelaku lalu mengajak korban ke Hotel Rizki yang berada di Pamenang, untuk beristirahat.

Kemudian ketika berada di kamar hotel tersebut, pelaku lalu merayu korban melakukan hubungan badan, pada awalnya korban menolak, akan tetapi dirayu oleh pelaku dan pelaku mengatakan jika korban hamil maka pelaku akan bertangung jawab

Sehingga korban pasrah hingga pelaku menyetubuhi korban, dan persetubuhan tersebut berlangsung hingga pada bulan Oktober. 

Setelah itu, pada tanggal 27 Oktober, pelaku mengajak korban untuk kabur dari Pesantren Rahmatan Lil Alamin, tempat korban sekolah. 

Tanpa seizin dari orang tua korban, dan pelaku menjanjikan akan menikahi korban, setelah itu pelaku dan korban pergi ke Pamenang dan menginap di Hotel Rizki selama 1 malam, keesokan harinya pelaku mengajak korban menyewa kos di Pasar Pamenang selama kurang lebih 2 minggu.

Setelah itu, pelaku mengajak korban untuk pergi ke rumah saudaranya yang berada di Kab. Musi Rawas Utara Prov. Sumatera Selatan, hingga pelaku menikahi korban secara siri tanpa sepengatahuan orang tua korban.

Kemudian sekira pada bulan November tahun 2020, korban menelpon orang tuanya dan mengatakan jika sudah menikah dengan pelaku, kemudian orang tua korban juga meminta korban agar Pulang ke rumahnya yang berada di Desa Air Lago bersama dengan pelaku.

Mengetahui korban dan pelaku akan pulang, Ayah korban melaporkan permasalahan tersebut ke Polres Merangin untuk ditindak lanjuti. 

Pada Hari Jumat, Tanggal 27 November 2020, Sekira Pukul 16.00 WIB, setelah pelapor melapor di Polres Merangin, anggota Satreskrim setelah mendapatkan alat bukti dan langsung mengamankan Pelaku.

Kasat Satreskrim, Polres Merangin AKP Firdon Marpaung S.H., yang sempat di jumpai di ruangannya, Senin (30/11) membenarkan hal tersebut.

"Ini semua berkat laporan yang kami terima, setelah kami mendapatkan laporan kami segera menuju lokasi," tandasnya.(Key)





BERITA BERIKUTNYA
loading...