Masuk Zona Merah, Pj Sekda Sungai Penuh Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan COVID-19

Jumat, 05 Maret 2021 - 13:29:55 WIB - Dibaca: 26 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, SUNGAI PENUH – Kasus COVID-19 di Kota Sungai Penuh meningkat dalam beberapa hari terakhir, bahkan kasus kematian akibat Coronavirus itu juga mengalami penambahan 1 orang. Akibatnya, Kota Sahalun Suhak Saletuh Bedil ini kembali memasuki zona merah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sungai Penuh, Hatmizar saat dikonfirmasi mengakui bahwa saat ini Kota Sungai Penuh telah ditetapkan sebagai zona Merah, hal ini dikarenakan seminggu kemarin kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami peningkatan yang signifikan.

“Ya berdasarkan skoring pemetaan risiko penyebaran Covid-19 di Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi per tanggal 02 – 07 Februari 2021, Kota Sungai Penuh berada pada zona Merah (zona dengan risiko tinggi),” ungkap Hatmizar, Kamis (5/3).

Ditambahkan Hatmizar, yang menentukan Zona Penyebaran Covid-19 ini adalah Tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi. “Saat ini kita masih menunggu 64 hasil swab yang sebelumnya telah dilakukan pengambilannya oleh tim Dinkes Sungai Penuh pada Senin kemarin,” tambahnya.

Sementara itu, Pj sekda Sungai Penuh, Alpian, menghimbau kepada masyarakat agar yang warga membatasi aktifitas diluar rumah, karena Sungai Penuh masuk dalam zona Merah dari Tim Gugus tugas Covid-19 Provinsi Jambi. 

"Mari kita sama-sama melaksanakan himbauan dari Tim Gugus dengan menggunakan protokol kesehatan, ini untuk memutus mata rantai Penyebaran Covid-19,"imbaunya.

Berdasarkan data tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh hingga 11 Februari 2021, jumlah kasus Covid-19 di kota Sungai Penuh sudah mencapai 354 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, 276 sembuh, 3 kasus kematian dan 75 orang masih menjalani isolasi dan karantina, baik itu di RSUD MHA Thalib Kerinci, RS H. Bakri Sungai Penuh, maupun menjalani isolasi mandiri di rumah. (Bdi)





BERITA BERIKUTNYA
loading...