Ternyata, Perampokan di Kayu Aro Hanya Rekayasa Korban Karena Terlilit Hutang

Jumat, 30 April 2021 - 19:49:39 WIB - Dibaca: 758 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, KERINCI - Berkat gerak cepat Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kayu Aro, terkait dengan beredarnya informasi atas peristiwa perampokan yg terjadi Di kebun teh Kayu Aro, pada hari jum’ at tanggal 30 april 2021 jam 03.00 wib.

Bertindak cepat, Personil Polsek Kayu Aro yang dipimpin oleh Kapolsek Kayu Aro, IPTU Jeki Noviardi Tidak hanya melakukan interogasi terhadap korban, pihaknya juga langsung ke TKP dan membawa korban ke Puskesmas terdekat.

"Ya, Personil kita langsung bawa korban untuk diperiksa ke Puskesmas Kersik Tuo, sekaligus dilakukan Visum," Kata Kapolsek.

Setelah dilakukan penyelidikan secara mendalam, didapatkan fakta bahwa, peristiwa perampokan tersebut tidak benar dan hanya direkayasa korban.

IPTU Jeki menambahkan, bahwa kejadian sebenarnya bahwa SA yang mengaku menjadi korban perampokan tersebut sengaja melakukan rekayasa Perampokan terhadap dirinya lantaran stres karena terlilit hutang.

" Dari pengakuan SA, sekira pada pukul 03.00 wib dini hari, yang bersangkutan sengaja menuju ke TKP jalan raya arah sungai tanduk dan masuk kebun teh, kemudian menjatuhkan sepeda motornya. Sewaktu ada orang lewat mau kepasar SA sempat meminta tolong mengikat tangannya. Sekira satu jam kemudian sewaktu mandor PTP VI lewat, SA berpura – pura meminta tolong dan mengaku kalau dirinya di rampok," bebernya.

Ditambah Kapolsek lagi, bahwa tujuan SA mengaku di rampok agar tempat yang bersangkutan berhutang merasa kasian serta merasa iba dan diharapkan mau memberi kelonggaran atas hutangnya.

Atas kejadian tersebut warga yang bernama lengkap Sopian Ananta tersebut membuat pernyataan permintaan maaf kepada masayarakat Kerinci dan Sungai Penuh karena telah membuat berita bohong (HOAX) yang meresahkan masyarakat umum. (mko)





BERITA BERIKUTNYA
loading...