Besok Dewan Provinsi Jambi dan Dewan Tebo Panggil 10 Perusahaan Pengguna Jalan Simpang Niam- Lubuk

Kamis, 15 Juli 2021 - 22:51:01 WIB - Dibaca: 388 kali

()
JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Menindak lanjuti aksi pemblokiran jalan simpang niam- lubuk mandarsah, Kecamatan Tengah Ilir oleh puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Simpang Niam (AMPPS) pada Rabu 14 Juli 2021 kemarin, Anggota DPRD Provinsi Jambi, DPRD Tebo dan Pemerintah Kecamatan Tengah Ilir, jum' at besok (16/7/2021) memanggil 10 perusahaan pengguna jalan tersebut. Hal ini dibenarkan oleh Camat Tengah Ilir, Asbahani.
 
" Ya, menindaklanjuti aksi demo Rabu kemarin, besok saya bersama anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPRD Tebo akan memanggil 10 perusahaan pengguna jalan simpang niam- lubuk mandarsah," ujarnya kepada jambiprima.com, kamis malam (15/7).
 
Camat Asbahani menjelaskan, 10 perusahaan yang kita panggil dan selanjutnya akan kita mediasi dengan perwakilan warga diaula kantor camat tengah ilir besok adalah PT BAS, PT KSU, PT JP, PT WKS, PT TBI, PT KIM, PT NAR, PT QIN, PT MONTD' OR OIL dan PT DBS.
 
" Surat undangan ke masing- masing pihak sudah kita sampaiakan tadi siang, kita harap semua pihak dapat hadir dan tepat waktu, supaya permasalahannya bisa cepat selesai," harapnya.
 
Lanjut Asbahani, khusus perusahaan tambang batu bara PT NAR, kita akan turun langsung ke lokasi stockpilenya, karena ada dugaan, selain terlalu dekat dengan jalan masyarakat, keberadaannya juga tidak sesuai dengan ketentuan dan membahayakan masyarakat.
 
" Tidak ada parit dan tidak ada tanggul disekitar stockpilenya, kolam resapannya juga tidak terurus," jelasnya.
 
Terkait lokasi stockpile itu, Camat juga mengatakan bahwa beberapa waktu lalu, anggota DPRD Provinsi juga sudah pernah meminta PT. NAR untuk memindahkannya, karena terlalu dekat dengan jalan.
 
" Sebelumnya stockpile PT NAR sudah pernah di minta Dewan untuk dipindahkan karena terlalu dekat dengan jalan, tapi sayangnya tidak digubris oleh pihak perusahaan," pungkasnya. (*)




BERITA BERIKUTNYA