Rumahnya Dibangun TMMD Kodim Bute, Ini Yang Diungkapkan Guru Honorer SDN 138 Jarak Jauh

Selasa, 21 September 2021 - 07:59:17 WIB - Dibaca: 118 kali

Herlina Susianti Sianipar, Guru Honor SDN 138 Jarak Jauh Simpang Semangko saat melihat- melihat material bangunan rumah miliknya (Foto: Tri Ikhsan-jambiprima.com)
Herlina Susianti Sianipar, Guru Honor SDN 138 Jarak Jauh Simpang Semangko saat melihat- melihat material bangunan rumah miliknya (Foto: Tri Ikhsan-jambiprima.com) ()
JAMBIPRIMA.COM, TEBO -  Siapa yang tidak senang rumahnya yang tidak layak huni dibangun oleh satgas TMMD ke-112 Kodim 0416/Bungo Tebo. Itulah yang di ungkapkan oleh Herlina Susianti Sianipar, seorang guru honor SDN 138/VIII Sungai Bengkal Jarak jauh di Rt 17 simpang Semangko, RW 01 Dusun Lamo, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo.
 
Herlina Susanti Sianipar menceritakan, kalau dirinya setiap hari mengajar di SD pembantu yang jauh jangkauan pusat kota Kecamatan Tebo Ilir. Sebagai guru honor, Ia mengaku setiap hari mengajar harus melewati jarak tempuh kurang lebih 4 KM baru ke SD pembantu tersebut.
 
"Rumah saya yang lama berjarak 4 KM dari sekolah. Awalnya satgas ingin rehab rumah saya yang lama tapi setelah saya pikir jarak tempuh masih jauh juga. Hal itu membuat saya berinisiatif agar TNI membangun rumah layak huni yang tidak jauh dari sekolah,"ungkap Herlina, Minggu (19/9/2021).
 
Dia juga menyebutkan, kalau dirinya ada membeli sebidang tanah pas untuk bangun rumah. Tak lama kemudian TNI akhirnya membangun rumah di tanah yang sudah dibeli. Diakui akan lebih dekat pergi mengajar kalau rumah dekat sekolahan.
 
"Saya sangat berterima kasih kepada TNI khususnya satgas TMMD ke-112 Kodim 0416 Bute yang telah menbantu dirinya untuk membangun rumah layak huni tak jauh dari sekolah. Membangun sebuah rumah permanen memerlukan biasa besar. Tak disangka-sangka satgas membantu saya," sebut Herlina.
 
Terpisah Pasiter Kodim 0416 Bungo Tebo Kapten Inf Adrial Nursal membenarkan kalau awalnya rehab rumah direncana oleh satgas di rumah lama milik Herlina. Tapi mengingat jarak tempuh juga jauh dari sekolah, ia menyarankan supaya dibangun di atas tanah yang sudah dibelinya yang tidak jauh dari sekolah.
 
"Karena permintaan ibu Herlina supaya rumah layak huni dibangun di dekat SD, maka segera dibangun disana. Memang untuk biaya selain dari dana TMMD ada juga dari ibu Herlina sendiri. Intinya 40 persen dari program TMMD dan 60 dari ibu Herlina. Tapi dalam pembangunan satgas dibantu warga sekitar secara gotong royong," timpalnya. (Red)




BERITA BERIKUTNYA