Ditangani dr Rudi Asnajaya, Satu Balita Diduga Cacat Fisik Pasca Dilahirkan di RS Hamba

Jumat, 08 Oktober 2021 - 18:24:17 WIB - Dibaca: 2531 kali

Hasil Rontgen Korban (Foto: Indra/jambiprima.com)
Hasil Rontgen Korban (Foto: Indra/jambiprima.com) ()

JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI - Sungguh malang balita berusia hampir 1 tahun, anak dari Pasutri Nurzen dan Siti Fatimah (Alm) warga Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian yang harus mengalami derita, yaitu cacat fisik pada tangan sebelah kanan pasca dilahirkan di RSUD Hamba muara bulian melalui penanganan medis yang di kepalai langsung oleh dokter Rudi Asnajaya, SPOG pada tanggal 12 Oktober 2020 yang lalu. 

Selang beberapa bulan kemudian balita yang di beri nama Dinda ini harus di tinggal karena ibunya Siti Fatimah meninggal dunia. 

Saat ini adinda di Asuh oleh Solihin dan istrinya yaitu warga Desa Rantau Puri yang tidak jauh dari Desa Sungai Buluh. 

Namun Solihin merasa curiga Karena tangan kanan Dinda tidak berpungsi seperti anak lainnya, betapa kagetnya sang ayah asuh itu ketika melihat bekas persalinan Siti Fatimah di ketahui ada hasil rontgen setelah 3 hari persalinan yang memperlihatkan Tulang sendi pangkal bahu sebelah kanan Dinda seolah terpisah.

" Saya lihat kok ada hasil ronsen pada berkas persalinan Siti ternyata terjadi seperti ini, Kita tidak tau apakah tangan anak ini di tarik paksa atau seperti apa," ungkapnya..

Solihin menduga, pada proses persalinan terjadi kesalahan yang menyebabkan tangan sebelah kanan Dinda hingga saat ini tidak berpungsi. 

Nurzen, ayah kandung Dinda saat di konfirmasi Jambiprima.com mengatakan, tidak mengetahui tentang hasil Rontgen putrinya pada tanggal 15 Oktober 2020 tersebut. 

" Saya tidak di beri tahu maksud hasil rontgen tersebut, mungkin itu di beritahukan kepada istri saya saat itu," kata Nurzen jum'at 08/10/2021

Nurzen mengakui ada nya perjanjian kesepakan dengan pihak medis RSUD Hamba bila terjadi apa apa pada bayi yang di lahirkan maka jangan ada saling tuntut menuntut, di karenakan Siti Fatimah Minta segera di pulangkan sebelum melahirkan.

"Sebenarnya istri saya belum di perbolehkan pulang, namun istri saya ngotot minta pulang, nah kalau kita minta keluar paksa maka ada perjanjanjian seperti itu" jelasnya

Sayangnya, dr. Rudi Asnajaya sampai berita ini diterbitkan belum berhasil dijumpai. Saat di datangi wartawan ke RSU Hamba, dr. Rudi sedang melakukan operasi.

" Dokternya lagi melakukan operasi pak,"  Tutur salah satu staff. 

Sementara itu Direktur RSUD Hamba juga belum berhasil di jumpai wartawan karena ada kegiatan BPKP. (Indra)





BERITA BERIKUTNYA