Cegah Penularan Hepatitis di Kota Jambi, Maulana Ingin Kantin Sekolah Bersih

Rabu, 11 Mei 2022 - 11:32:55 WIB - Dibaca: 215 kali

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana (foto:ist)
Wakil Wali Kota Jambi, Maulana (foto:ist) ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan kebersihan kantin sekolah harus betul-betul diperhatikan untuk mencegah terjadinya penyakit menular seperti hepatitis A atau demam tifoid.

Maulana menyebutkan kantin sekolah yang tidak bersih dapat menularkan bakteri atau virus kepada siswa sekolah melalui makanan yang bahkan bisa menyebabkan kasus kejadian luar biasa suatu penyakit.

"Pak wali sudah memimpin rapat koordinasi terkait hal ini, kita akan ciptakan kantin sehat di sekolah-sekolah," kata Maulana.

Saat ini, banyak kantin sekolah yang masih tutup sebagai dampak dari pandemi Covid-19 dan juga libur sekolah. "Nanti kalau akan dibuka kembali, akan kita revitalisasi, supaya menjadi kantin yang sehat, terjaga higinitasnya. Anak-anak nanti disarankan membawa peralatan makan sendiri-sendiri, tidak boleh tukar-menukar. Karen Hepatitis ini bisa menular melalui makanan," katanya.

Ia mengimbau agar kantin sekolah mendapat perhatian.

"Jangan anak kita sekolah lalu sakit karena penularan penyakit terjadi di kantin. Kasus KLB hepatitis A pada umumnya terjadi di sekolah atau di kampus," jelasnya.

Dia menerangkan kebersihan dari kantin, kebersihan penjamah makanan, dan penggunaan serta ketersediaan air bersih di kantin menjadi hal penting yang harus diperhatikan untuk mencegah terjadinya penularan melalui makanan.

Menurut Maulana, anak sekolah biasanya senang membeli makanan di sekolah tanpa mempedulikan kebersihan dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Padahal, makanan tidak bersih yang dijual di kantin sekolah berisiko menjadi sumber penularan kepada banyak siswa.

"Ini menjadi kerja bersama semua pihak, bagaimana agar setidaknya penjual makanan di kantin harus mengetahui mengenai keamanan makanan yang dijualnya dan kebersihannya," katanya.

Sejauh ini kata Maulana, di Kota Jambi belum ditemukan kasus tersebut. "Lebih baik kita mencegahnya, jangan sampai ditemukan di Kota Jambi ini," pungkasnya. (CR01)





BERITA BERIKUTNYA