Batasi Penerimaan TBS Sawit Warga Lokal, Ini yang Ditegaskan Ketua DPRD Tebo ke Pihak PT SMS

Selasa, 21 Juni 2022 - 23:22:08 WIB - Dibaca: 171 kali

Mazlan, S. Kom, ME saat Memimpin RDP dengan Sejumlah Perwakilan Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit yang Beroperasi di Kabupaten Tebo. (Foto:Ist)
Mazlan, S. Kom, ME saat Memimpin RDP dengan Sejumlah Perwakilan Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit yang Beroperasi di Kabupaten Tebo. (Foto:Ist) ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Ketua DPRD Kabupaten Tebo Mazlan menegaskan kepada PT. Selaras Mitra Sarimba (SMS ) agar memprioritaskan Tandan Buah Segar (TBS ) dari  Masyarakat Lokal daerah Tebo.

Hal tersebut disampaikannya langsung saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruangan Banggar DPRD Kabupaten Tebo bersama lintas Komisi dengan beberapa Perusahaan Kelapa Sawit ( PKS ) dalam Kabupaten Tebo terkait harga beli TBS serta pembatasan TBS yang masuk ke Pabrik oleh perusahaan, pada Selasa (21/06/22).

Pantauan media ini, salah satu anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Karno juga mempertanyakan kepada pihak  perusahaan mengenai TBS dari masyarakat lokal yang tidak menjadi prioritas utama di pabrik tersebut dengan alasan pihak perusahaan sudah membangun kerjasama dengan pihak  Kabupaten Bungo.

Menanggapi pertanyaan tersebut Pihak Perusahaan melalui Manager Humas PT SMS Dika mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyesuaian dengan mengambil langkah dengan pola 50:50 antara TBS dari luar dengan TBS lokal. 

Jawaban yang dilontarkan dari pihak PT. SMS yang dianggap tidak memuaskan dan bukanlah solusi itu membuat Ketua DPRD Tebo Mazlan kesal. 

"Pak Karno sebagai Anggota DPRD Tebo yang tinggal disana tolong dipantau, dan pihak PT.SMS harus memprioritaskan TBS dari daerah lokal Tebo, tolong sampaikan dengan General Manager (GM) kamu ya", ungkap Mazlan dengan nada kesal kepada manager Humas PT SMS. 

Kemudian dikatakan Mazlan, jika hal ini tidak dilaksanakan, DPRD Tebo akan turun langsung ke Perusahaan.

" Masak buah dari luar kamu terimo, buah Kito lokal Tebo dak kalian tampung, ini bikin masalah, Mano jalan yang dibangun Kabupaten la kamu hancurkan", timpal Mazlan.

Terakhir, politisi dari Partai Golkar tersebut memberikan pernyataan tegas agar persentase perbandingan TBS lokal Tebo yang diterima oleh PT.SMS sebanyak 80% dan TBS dari luar sebanyak 20%. (Red/wan)





BERITA BERIKUTNYA