Pemuda Pelopor Kota Jambi Ikuti Fact Finding ke Tingkat Nasional

Selasa, 26 Juli 2022 - 11:14:57 WIB - Dibaca: 3444 kali

Pemuda Pelopor kota Jambi ubaah ampas tebu jadi keripik (foto: Ahmad)
Pemuda Pelopor kota Jambi ubaah ampas tebu jadi keripik (foto: Ahmad) (Foto: Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mendampingi Windy Aulia Putri, pemuda pelopor bidang pangan menerima Tim Fact Finding dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Senin (25/7) di RT 07 Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Timur. 

Maulana dalam keterangannya kepada wartawan menyampaikan terima kasih pada Tim Fact Finding Kemenpora dan bangga salah satu warganya bisa maju dalam penilaian pemuda pelopor di tingkat nasional tahun 2022.

“Windy Aulia Putri, merupakan pemuda pelopor bidang pangan yang telah berhasil menjadi juara di tingkat Provinsi Jambi dan sekarang dalam tahap seleksi menuju tingkat nasional,” ujar Maulana.

Kata dia, Windy (22) itu berhasil memanfaatkan limbah ampas tebu menjadi makanan olahan berbentuk keripik. Dimana ampas tebu itu ia beli dari penjual es tebu di pinggir jalan, lalu diolah menjadi makanan yang memiliki nilai jual. 

"Limbah ampas tebu itu ia oleh bersama dengan anak-anak yatim sehingga memiliki nilai tambah, ia juga melibatkan ibu-ibu PKK diwilayah tempat tinggalnya," katanya.

Ia mengungkapkan, bahwa pemuda pelopor merupakan upaya pemerintah melalui Kemenpora yang memberikan penghargaan kepada para pemuda yang telah menunjukkan semangat dalam mengembangkan potensi diri, merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas pelbagai masalah.

“Kami apresiasi karya dan pengabdian saudari Windy dalam kepeloporannya serta kami dukung dan fasilitasi baik melalui Dinas maupun dukungan langsung dalam upaya kepeloporannya. Mudah-mudahan apa yang kita upayakan bersama membuahkan hasil berupa prestasi pemuda pelopor di tingkat nasional,” imbuhnya.

Tim Fact Finding dari Kemenpora Sopti Popiyati mengatakan, Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional tengah melakukan peninjauan langsung (fact finding) ke lokasi dan berdialog dengan pemuda pelopor guna diketahui kesesuaian data dengan lapangan. 

"Karena yang sudah - sudah itu tidak sama, apa yang disampaikan dengan fakta lapangan. Makanya ini kami turun langsung. Kami sengaja datang ke daerah-daerah yang tingkat kepeloporan pemudanya itu masih rendah, biasanya Pemuda pelopor itu didominasi oleh pulau Jawa seperti Jawa Timur dan Jawa Barat," katanya 

Kata dia, apabila hasil dari fact finding bagus maka dilanjut dengan proses penilaian calon pemuda pelopor tingkat nasional, melalui telaah hasil presentasi dan wawancara untuk menetapkan calon pemuda pelopor terbaik tingkat nasional. 

Sementara Windy dalam presentasinya dihadapan Tim Fact Finding Kemenpora menuturkan, kepeloporannya merupakan upaya terobosan dalam memanfaatkan limbah (ampas tebu) menjadi bahan olahan yang memiliki nilai ekonomis. Selain itu juga, mengurangi limbah dibuang ke TPS. 

"Limbah ini saya beli dari penjual-penjual es tebu. Mereka juga mendapatkan nilai tambah dari limbah ampas tebu ini," katanya.

Kemudian limbah-limbah tepung tersebut dia olah menjadi bahan tepung, yang kemudian diolah menjadi keripik dan kini telah dikemas secara modern untuk bisa dipasarkan. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA