2000 UMKM Kota Jambi Masuk Digitalisasi

Rabu, 07 September 2022 - 10:38:04 WIB - Dibaca: 878 kali

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha bersama Menteri Parekraf, Sandiaga Uno
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha bersama Menteri Parekraf, Sandiaga Uno (Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Jambi hingga kini mencapai 60.000 lebih. Rata-rata bergerak dibidang kuliner, baik makanan mauoun minuman. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Jambi, Komari mengatakan, sebagian kecil ada yang bergerak dibidang kerajinan, seperti batik, songket, dan lain-lain. 

"Kami terus melakukan pendamlingan, sampai seluruh UMKM yang ada itu dapat terdigitalisasi dan dapat memasuki pasar ekspor. Lebih utama harus bisa eksis di dan memenuhi pasar untuk Kota Jambi," kata Komari, Selasa (6/9).

Komari mengatakan, upaya digitalisasi UMKM itu pihaknya sudah melakukan berbagai kerjasama, baik dengan Kominfo Pusat, dan juga Perbankan untuk akses permodalan.

"Beberapa pelaku usaha sudah mengikuti pelatihan yang digelar oleh Kominfo Pusat, kedepan akan lebih banyak lagi, karena sekarang memang eranya digitalisasi. Bantuan dana juga ada, peralatan, ada juga pinjaman dengan bunga ringan oleh beberapa Perbankan. Itu semua sebagai upaya untuk mengembangkan UMKM di Kota Jambi," ujarnya.

Sementara Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengatakan, digitalisasi UMKM di Kota Jambi sudah mencapai lebih dari 20 persen yakni sekitar 2.000 lebih UMKM yang sudah digitalisasi dan didukung oleh regulasi dan kemudahan internet.

"Kominfo juga membantu membuatkan aplikasi- aplikasi online kepada pedagang UMKM di Kota Jambi dan saat ini pedagang merasakan berkah itu semua," kata Fasha. 

Fasha mengingatkan, digitalisasi pada UMKM dan ekonomi kreatif bukan saja sekedar kemajuan, namun memberikan banyak kemudahan bagi pelaku usaha itu sendiri terutama pasar yang lebih luas.

"Satu hal mereka tidak perlu sewa tempat, bisa dilakukan di rumah tangga dengan omset lebih besar," terangnya.

Saat ini, kata Fasha , Pemerintah Kota Jambi juga telah mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo untuk menggunakan produk dalam negeri. Dimana, Kota Jambi telah mengeluarkan peraturan Wali Kota untuk mewajibkan instansi vertikal maupun perbankan untuk menggunakan batik Jambi pada hari tertentu. 

"Tinggal lagi persiapan pembatik Jambi untuk mengakomodir peraturan ini," katanya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA