Mengalami Penurunan, Jumlah Penduduk Miskin di Sungai Penuh hanya 2,92 persen

Jumat, 06 Desember 2024 - 22:11:45 WIB - Dibaca: 2009 kali

Kepala Statistik Kota Sungai Penuh Yudhi Fri Amara
Kepala Statistik Kota Sungai Penuh Yudhi Fri Amara ()

JAMBIPRIMA.COM, SUNGAIPENUH - Jumlah penduduk Miskin di kota Sungai Penuh hingga Maret 2024, mengalami penurunan. Hal tersebut berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kota Sungai Penuh.

Dari data yang diperoleh jumlah penduduk miskin di Kota Sungai Penuh pada bulan Maret 2024 mencapai 2,92 persen atau sebesar 2,6 ribu orang. Sedangkan pada tahun 2023 jumlah penduduk miskin di Kota Sungai penuh mencapai 3 persen atau sebesar 2.66 ribu orang.

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Sungai Penuh Yudhi Fri Amara menyebutkan,untuk angka kemiskinan di Kota Sungai Penuh dalam periode yang sama dari bulan Maret 2023 hingga bulan Maret 2024 mengalami penurunan.

“Untuk angka penduduk miskin di Kota Sungai Penuh mengalami penurunan sekitar 60 orang,”Kata Kepala Badan Pusat Statistik Kota Sungai Penuh Yudhi Fri Amara,Kamis (05/12/2024).

Lebih lanjut di sampaikan Yudhi Fri Amara,selama 5 tahun terakhir jumlah penduduk miskin di Kota Sungai Penuh cendrung menurun,hanya terjadi kenaikan pada tahun 2023.

“Pada tahun 2021 tercatat 3,03 ribu orang jumlah penduduk miskin,tahun 2022 mencapai 2,64 ribu orang,tahun 2023 mencapai 2,66 persen dan tahun 2024 mencapai 2,6 ribu orang,”Ujarnya

Disamping itu juga,jumlah penduduk miskin di Kota Sungai Penuh pada tahun 2024,menempati peringat terakhir dari 11 Kabupaten maupun Kota se-Provinsi Jambi,untuk penduduk miskin tertinggi berada di Kabupaten Muaro Jambi sebesar 3,65 persen.

Sementara itu,untuk garis kemiskinan di Kota Sungai Penuh pada tahun 2024 mengalami kenaikan,jika di bandingkan pada tahun 2023,dimana untuk garis kemiskinan di Kota Sungai Penuh pada tahun 2024 mencapai Rp.610.141,perkapita perbulan sedangkan pada tahun 2023 sebesar Rp.491.568 perkapita perbulan.

“Untuk itu perlu strategi dari Pemerintah Daerah dan pihak swasta untuk membuka lapangan pekerjaan,adanya bantuan sosial dan lain sebagainya,sehingga bisa membantu mengurangi angka kemiskinan,”tandasnya.(Bdu)





BERITA BERIKUTNYA