JAMBIPRIMA.COM,TEBO- Terhadap dampak rasionalisasi dalam pengelolaan pemerintahan yang efektif efisien ada prinsip istilahnya miskin struktur kaya fungsi, jadi kita pemerintah daerah (Pemda) melalui tim yang ada telah melakukan evaluasi dan sudah tahap disampaikan kepada gubernur,"ucap Pj Sekda Tebo, Sindi Jum'at 29 Agustus 2025.
Sindi menyebutkan, bahwa kalau di sekretariat daerah (Setda) ada bagian perlengkapan yang di jadikan satu dengan Kabag umum, kemudian bagian sumber daya alam (SDA) di jadikan satu dengan Kabag ekonomi
" Kemudian Sundi melanjutkan, di tingkat pada tataran organisasi perangkat daerah (OPD), Disperkim kita satukan dengan dinas PUPR, lalu dinas ketahanan pangan dan perikanan akan disatukan dengan dinas tanaman pangan dan holtikultura.
Dinas nakertrans di gabung dengan dinas koperasi, karena kata Sindi, sekarang kita sedang menindaklanjuti program pemerintah, setiap desa ada kopdes merah putih jadi tupoksinya seperti itu.
Selanjutnya Bappeda dan litbang bukan nambah bidang, tapi perubahan nama saja, Litbang menjadi Inovasi daerah sedangkan Admin protokoler juga bukan nambah bagian, itu administrasi pimpinan namanya, kita mengacu pada Provinsi, cuma digabung dua bagian, muncul satu bagian artinya kurang satu bagian,"pungkas Sindi. (ARD)
SMSI Tebo Surati Kejati, Minta Penjelasan Kasus Korupsi PUPR Rp2,1 Miliar
Bupati Tebo Agus Rubiyanto: Hari Bakti Adhyaksa Momentum Perkuat Penegakan Hukum Berkeadilan
Kapolres Tebo Pimpin Penindakan PETI, Tujuh Rakit Dompeng Dibakar
Ketua TP PKK Tebo Dorong Penguatan Peran Dasawisma Lewat Revitalisasi SIGADIS di Tebo Ilir
Bupati Merangin Diduga Blokir Wartawan, KIP Ingatkan Hak Publik atas Informasi
Bupati Tebo Buka Penyuluhan Hukum Unja, Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat
Koperasi Mitra PT Tebo Indah Surati DPRD Tebo, Ini Masalahnya