Viral! Operator Excavator Marahi Ibu Pendulang di Merangin, Netizen Desak Polisi Turun Tangan

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:33:36 WIB - Dibaca: 6282 kali

Poto pelaku tambang elegal marah kepada Pendulang
Poto pelaku tambang elegal marah kepada Pendulang (Lil )

JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Sebuah video memperlihatkan seorang operator excavator memarahi ibu-ibu pendulang viral di media sosial Facebook. Aksi yang disebut terjadi di Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin itu memancing kemarahan netizen dan desakan agar polisi turun tangan.

Dalam video yang dibagikan akun Facebook Imron, tampak seorang pria yang disebut sebagai operator excavator Komatsu marah-marah kepada sejumlah ibu pendulang yang sedang duduk di dekat alat berat. Video berdurasi singkat tersebut sudah ditonton lebih dari 2.900 kali dan menuai beragam reaksi keras dari warganet.

“Tiba-tiba operator excavator mecak-mecak, tidak terima kami main ilegal. ‘Mana dulang kamu, nak aku pecat! Mana dulang, mana ha!’ begitu katanya,” ujar salah satu pendulang menirukan ucapan sang operator dengan nada kesal.

Sementara itu, salah satu ibu pendulang dalam video tersebut tampak menjawab dengan suara lirih,

“Kami cuma mencari dua buncis lah, lek... cuma cari makan,”

ucapnya dengan nada memohon.

Dialog singkat itu sontak membuat banyak netizen geram. Mereka menilai sikap sang operator berlebihan terhadap masyarakat kecil yang hanya mencari nafkah.

“Laporkan ke polisi aja, kan ada buktinya,” tulis akun Fendi di kolom komentar.

Netizen lain bernama Andi Saputra juga menyindir keras sikap tersebut.

“Kalau pribumi digituin orang luar, miris saya. Mereka cuma cari makan, bukan cari kaya,” tulisnya.

Komentar serupa juga datang dari akun Gani, yang meminta agar semua pihak lebih bijak.

“Berapa sih yang diambil pendulang itu? Kalau kamu yang ambil sampai berkilo-kilo, bagilah rezeki. Jangan ditutup begitu aja,” ujarnya.

Bahkan akun Marzuki Bangko menanyakan langsung lokasi kejadian.

“Dimano lokasinyo TPK ini?” tulisnya penasaran.

Kini, warganet ramai mendesak agar kasus tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian agar pelaku diberi pelajaran.

“Laporkan ke polisi, biar tau rasa,” tulis salah satu netizen lainnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, kejadian tersebut benar terjadi di Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin. Para pendulang di lokasi tersebut mengaku hanya berusaha mencari nafkah seadanya, tanpa bermaksud melanggar aturan. (Lil)

 

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Pemda #Jambi #Merangin #BupatiMerangin





BERITA BERIKUTNYA