JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Aktivitas penertiban di lokasi dompeng di wilayah Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, memicu keresahan di tengah masyarakat. Sejumlah pekerja dompeng mengaku ketakutan setelah beredar informasi adanya oknum aparat yang masuk ke lokasi di aliran Sungai Tabir pada Kamis (26/2).
Kehadiran aparat tersebut sontak membuat warga Dusun Rantau Panjang heboh. Para pekerja mengaku khawatir penindakan akan berujung seperti peristiwa yang pernah terjadi pada tahun 2017 silam.
“Kami jangan ditakuti. Kami ini hanya mencari makan untuk anak istri, bukan untuk cari kaya,” ungkap salah seorang pekerja dompeng kepada wartawan.
Informasi mengenai adanya aksi kejar-kejaran hingga dugaan tembakan peringatan di lokasi dengan cepat menyebar di tengah masyarakat. Situasi ini disebut memicu kemarahan warga yang merasa aktivitas penertiban dilakukan dengan cara yang menakutkan.
“Ini sudah keterlaluan kalau sampai masuk ke dusun. Jangan masyarakat kecil yang ditekan, cari yang besar yang banyak untungnya,” tambah pekerja lainnya.
Para pekerja dompeng juga menduga aparat yang masuk berasal dari jajaran kepolisian setempat. Mereka berharap jika memang ada penindakan, aparat juga menyasar aktivitas pertambangan skala besar yang dinilai lebih merusak.
“Kalau memang mau menindak, tangkap juga yang alat berat di Perentak, Sungai Manau, Tabir dan Pamenang. Itu kan skala besar,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap maupun tujuan masuknya aparat ke lokasi dompeng di Rantau Panjang. Warga berharap situasi tetap kondusif dan penegakan hukum dilakukan secara adil serta humanis. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Merangin #Jambi #DPRD #BupatiMerangin
Belajar Pengawasan Internal, Banmus dan Banggar DPRD Jambi Kunjungi Inspektorat DKI Jakarta
Wali Kota Jambi Maulana Imbau Warga Cabut Colokan Listrik dan Cek Kompor Sebelum Mudik
Disnakertrans Tebo Buka Posko Pengaduan THR 2026, Perusahaan Wajib Bayar H-7
Gudang Kabel di Jambi Timur Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok
BPBD Tebo Sebut 5 Persen Anggaran Turap Pagar Puding Masih Jadi Kewajiban Pemda
Pangdam II/TIB Tinjau Fasilitas PetroChina, Pastikan Keamanan Objek Vital
Tolak Serahkan Aset Perusahaan, Mantan Direktur PT Fajar Lestari Anugrah Sejati Dilaporkan ke Polisi