JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Ada dua peristiwa yang menarik perhatian usai rapat penyelesaian kisruh antara Kepala Desa Sungai Rambai, Hayatul Azmi, dengan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sungai Rambai, Iskandar, di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo, Rabu (8/7/2026).
Peristiwa pertama melibatkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tebo, Abdul Malik. Usai rapat, Abdul Malik diketahui masih bertahan cukup lama di dalam ruang Sekda hingga sore hari. Ia diduga sengaja menunggu situasi mereda karena di luar ruangan telah berkumpul sejumlah warga dan anggota BPD yang menunggu hasil rapat.
Sejumlah wartawan yang juga menunggu untuk mewawancarai Sekda Tebo terkait hasil rapat tersebut turut menyaksikan momen ketika Abdul Malik keluar dari ruangan. Saat itu, ia terlihat berlari meninggalkan lokasi untuk menghindari kerumunan warga.
Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Abdul Malik membenarkan dirinya memilih menghindar karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
«"Daripada saya digebuk orang ramai. Kamu cuma bisa melihat saja, mau mencegah juga tidak bakalan sanggup," ujarnya.»
Ia mengatakan situasi di luar ruang rapat saat itu cukup ramai sehingga memilih menghindari kerumunan.
«"Orang-orang itu sudah pada ribut mencari saya. Dengan kondisi ramai seperti itu lebih baik menghindar," kata Malik singkat.»
Sementara itu, peristiwa kedua terjadi saat Sekda Tebo sedang memberikan keterangan kepada wartawan. Ketua BPD Sungai Rambai, Iskandar, yang juga mantan Kepala BPKAD Kabupaten Tebo pada masa pemerintahan Bupati Sukandar-Hamdi, tampak berusaha mendekati Sekda dari arah belakang untuk menyampaikan aspirasi.
Namun, upayanya dihalangi oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang mengawal jalannya kegiatan.
Hingga wawancara selesai, Iskandar terus dikawal dan dihalangi petugas saat berupaya menyampaikan tuntutan warga terkait permintaan penonaktifan Kepala Desa Sungai Rambai. Sekda kemudian meninggalkan lokasi menggunakan mobil dinasnya. (DVD)
Kadisdik Merangin: ASN P3K Jika Terbukti Terlibat PETI Akan Disanksi
PM-AAS Diluncurkan, DPD Tani Merdeka Indonesia Tebo Siap Kawal Swasembada Pangan
18 Unit Dompeng PETI di Kawasan PT Tebo Indah Berhenti Beroperasi Usai Ditertibkan Polisi
Wabup Tebo: Pembina Pramuka Berkualitas Kunci Lahirnya Generasi Berkarakter
Wabup Nazar Efendi Resmi Buka Gerakan Pangan Murah di Tebo, Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga
Bupati Muaro Jambi Terpilih Ikuti KPPD Lemhannas, Asah Kepemimpinan dan Tata Kelola Daerah
Bupati Tebo Lantik Pejabat Administrator hingga Fungsional, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik