JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Upaya memperkuat ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari program berskala besar. Di tingkat desa, langkah sederhana seperti membersihkan lahan tidur dan mengubahnya menjadi lahan produktif dapat menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat.
Hal tersebut dilakukan Babinsa Koramil 416-03/Sungai Bengkal, Serka Yudi Afrizal, saat membantu Bapak Amran membersihkan lahan di Desa Muara Ketalo, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo. Lahan yang sebelumnya mulai ditumbuhi rumput liar tersebut dipersiapkan untuk ditanami berbagai jenis sayuran.
Kegiatan itu menjadi salah satu bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya. Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga hadir secara langsung membantu masyarakat dalam kegiatan yang memiliki manfaat ekonomi dan sosial.
Bagi Serka Yudi Afrizal, turun langsung bersama warga merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kebersamaan. Interaksi di tengah aktivitas masyarakat juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengetahui secara lebih dekat berbagai kondisi yang dihadapi warga.
“Lahan milik Bapak Amran yang sudah mulai ditumbuhi rumput liar dan kami bersihkan untuk ke depannya dapat ditanam bermacam jenis sayuran,” ujar Serka Yudi Afrizal.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindakan nyata yang dapat dilakukan aparat komando kewilayahan untuk membantu sekaligus meringankan pekerjaan masyarakat di wilayah binaan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan sederhana seperti pembersihan lahan juga menunjukkan bahwa pembinaan masyarakat dapat dilakukan melalui pendekatan langsung. Dengan bekerja bersama warga, hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat diharapkan semakin kuat.
Di sisi lain, pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi lahan pertanian memberikan peluang bagi keluarga untuk menghasilkan bahan pangan secara mandiri. Jika dikelola secara berkelanjutan, lahan tersebut bukan hanya menghasilkan sayuran untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpotensi memberikan tambahan pendapatan apabila hasil panen dipasarkan.
Pemilik lahan, Bapak Amran, mengapresiasi kepedulian Babinsa yang ikut turun tangan membersihkan lahan tersebut. Menurutnya, bantuan itu membuat pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih ringan dan cepat diselesaikan.
“Syukurlah dengan adanya bantuan dari Babinsa pekerjaan pembersihan lahan menjadi lebih cepat selesai dan semoga nantinya mendapatkan hasil yang baik ketika ditanami sayur-sayuran,” pungkas Amran.
Langkah kecil di Desa Muara Ketalo tersebut memperlihatkan bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Ketika lahan yang sebelumnya terbengkalai mulai dimanfaatkan dan masyarakat mendapat dukungan dari aparat kewilayahan, potensi lokal dapat diubah menjadi sumber pangan yang bermanfaat.
Bagi Babinsa, kegiatan ini bukan sekadar membersihkan rumput liar. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong warga agar memanfaatkan potensi lahan yang ada sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. (San)
Bukan Sekadar Panen, Babinsa dan Petani Embacang Gedang Bangun Ketahanan Pangan dari Sawah
BAZNAS Tebo Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dua Wilayah
ISPA Dominasi Kasus di Kota Jambi, Tembus 6.508 Pasien di Tengah Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
PKS Jambi Perkuat Komunikasi dengan Bupati Muaro Jambi, Bahas Sinergi Pelayanan Masyarakat
Kebakaran Lahan di Kilometer 14 Tebo, Warga Khawatir Api Menjalar ke Kebun Sawit
62 Titik Hotspot Terdeteksi di Tebo, Dominan di Kecamatan Sumay
Babinsa Koramil Rantau Pandan Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Keamanan Lingkungan