JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Thaha Jambi memprediksi hujan berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Jambi pada 10 hingga 11 September 2026.
Potensi hujan ini diharapkan dapat membantu mengurangi asap dan memperbaiki kualitas udara, khususnya di Kota Jambi yang saat ini berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Dikutip dari RRI, Selasa (8/9/2026), Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi, Jaya Martua Sinaga, menyebut potensi hujan terutama berada di wilayah Jambi bagian timur dan tengah.
Namun, hujan diperkirakan tidak turun secara merata dan terus-menerus karena bersifat sporadis atau lokal.
"Hujan berpeluang terjadi pada sore hingga malam hari dengan intensitas yang diharapkan berada pada kategori ringan," kata Jaya.
Potensi hujan tersebut menjadi harapan di tengah kondisi udara Kota Jambi yang masih dipengaruhi asap. Pemantauan terbaru menunjukkan konsentrasi PM2,5 telah berada di atas 200 mikrogram per meter kubik atau masuk kategori sangat tidak sehat.
"Pemantauan terbaru menunjukkan konsentrasi PM2,5 telah berada di atas 200 mikrogram per meter kubik atau masuk kategori sangat tidak sehat," katanya.
Asap juga masih terpantau di Kota Jambi dengan jarak pandang berkisar 1.000 hingga 5.000 meter.
Selain membantu membersihkan partikulat di udara, hujan diharapkan dapat meningkatkan jarak pandang dan mengurangi kondisi kering yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski terdapat peluang hujan, masyarakat tetap diminta waspada. Sebab, September masih menjadi periode puncak musim kemarau di Provinsi Jambi.
"Meski ada peluang hujan, masyarakat tetap diminta waspada karena September masih menjadi periode puncak musim kemarau di Provinsi Jambi," ujarnya. (Rhm)
Kabut Asap Selimuti Jambi, Al Haris Sebut Arah Angin Jadi Kendala Pemadaman
Riset UIN Jambi Ungkap Cara Muslim Sasak dan Hindu Bali Merawat Harmoni di Lombok
PT TPIL Tunda Pembayaran Hasil Petani Plasma, Helon Sebut Ada Utang Eksploitasi
Kadisperindag Kota Jambi Nela Ervina Ditahan Kejari, Tersangka Korupsi Proyek Pajak Rp1,8 Miliar
Sempat Ditutup Polisi pada 2025, Pengepul Emas Man dan Madi Diduga Kembali Beroperasi
Lampaui Target Pemerintah, Pengadaan Beras BULOG Tembus 4,1 Juta Ton
2 Buaya Tersangkut Saat Warga Bungo Buka Lubuk Larangan, Keduanya Dilepas