JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Namun, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum sepenuhnya mereda.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi mencatat masih terdapat 59 titik panas atau hotspot di wilayah Jambi hingga Senin (28/9/2026) pukul 23.59 WIB.
Kepala BMKG Provinsi Jambi, Tri Agus Pramono, mengatakan puluhan hotspot tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Konsentrasi terbanyak terpantau di kawasan Jambi bagian timur dan tenggara.
"Hotspot di Jambi terdeteksi ada 59 titik. Titik-titik tersebut tersebar di wilayah kita, namun sebagian besar terbanyak berada di wilayah timur dan tenggara Provinsi Jambi," ujar Tri Agus.
Di sisi lain, kondisi cuaca mulai menunjukkan perubahan. BMKG memprakirakan hujan kembali terjadi pada Selasa (29/9/2026), meski penyebarannya diperkirakan belum merata.
Wilayah Jambi bagian barat disebut memiliki potensi hujan lebih besar dibandingkan wilayah lainnya.
Menurut Tri Agus, turunnya hujan di sejumlah daerah turut membantu menekan jumlah hotspot. Namun, kondisi tersebut belum berarti ancaman karhutla telah berakhir karena musim kemarau masih berlangsung.
BMKG memprakirakan musim kemarau di Jambi masih berlangsung hingga Oktober, dengan September menjadi periode puncaknya. Kondisi kemarau kemudian diperkirakan mulai berkurang pada Oktober sebelum Jambi memasuki musim hujan pada November.
Karena itu, masyarakat tetap diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran terbuka, termasuk membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara dibakar.
Tri Agus juga memastikan hujan yang terjadi di sebagian besar wilayah Jambi bukan merupakan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), melainkan proses alami.
Sementara itu, OMC sebelumnya dilakukan di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh dan dijadwalkan berlangsung hingga 30 September.
Dengan masih ditemukannya puluhan hotspot di tengah mulai turunnya hujan, kondisi karhutla di Jambi masih perlu diwaspadai. Hujan yang belum merata membuat sebagian wilayah, terutama kawasan timur dan tenggara, tetap berpotensi menghadapi kondisi lahan yang kering. (DVD)
Kabut Asap Kota Jambi Makin Mengkhawatirkan, 10.151 Warga Tercatat ISPA
Kejuaraan Bola Voli U-19 Antar Klub Sumatera 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 42 Klub
HUT ke-81 TNI, Danrem 042/Gapu: Kekuatan TNI Tak Terpisahkan dari Rakyat
SAH Minta Anggota DPRD Gerindra se-Jambi Kawal Program Pro Rakyat
194 CJH Tebo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, 49 Orang Mengundurkan Diri
Korban Tolak RJ, Sidang Perdana Kasus Pengancaman dan Penganiayaan di Tebo Tetap Berlanjut