JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Keterbatasan APBD tidak menyurutkan langkah Pemkab Tebo untuk memperjuangkan pembangunan. Bupati Tebo Agus Rubiyanto terus melakukan strategi jemput bola ke pemerintah pusat guna membuka sumber pembiayaan bagi kebutuhan masyarakat.
Upaya tersebut membuahkan dukungan pembangunan pendidikan melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) senilai sekitar Rp300 miliar dan Sekolah Rakyat (SR) sekitar Rp700 miliar. Jika digabungkan, nilai dukungan kedua program itu mencapai sekitar Rp1 triliun.
SNT diproyeksikan menghadirkan fasilitas pendidikan terpadu dengan sarana dan prasarana yang memadai. Sementara Sekolah Rakyat diharapkan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dukungan pusat juga mencakup Program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk meningkatkan kelayakan sekolah yang sudah ada. Dengan demikian, pembangunan pendidikan tidak hanya menghadirkan fasilitas baru, tetapi juga memperbaiki lingkungan belajar agar semakin aman, nyaman dan layak bagi siswa serta tenaga pendidik.
Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Tebo memperluas pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal daerah. Melalui komunikasi dan koordinasi dengan kementerian serta lembaga pemerintah pusat, kebutuhan daerah terus diperjuangkan agar dapat diwujudkan.
Besarnya dukungan tersebut diharapkan berujung pada manfaat nyata: fasilitas yang lebih memadai, akses pendidikan yang semakin luas, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui strategi jemput bola, kepemimpinan Agus Rubiyanto–Nazar Efendi berupaya memastikan keterbatasan APBD tidak menjadi penghalang pembangunan menuju Tebo Cerdas 2030. (David)
Kabut Asap Kota Jambi Makin Mengkhawatirkan, 10.151 Warga Tercatat ISPA
Kejuaraan Bola Voli U-19 Antar Klub Sumatera 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 42 Klub
HUT ke-81 TNI, Danrem 042/Gapu: Kekuatan TNI Tak Terpisahkan dari Rakyat
ISPU Tebo Tembus 284, Udara Bedaro Rampak Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Korban Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan, Sinergi Tim Gabungan Berbuah Hasil
Hotspot Muncul di Tiga Kecamatan, BPBD Tebo Perpanjang Siaga Karhutla hingga Oktober