Jakarta - Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie, Palu, Sulteng, mengalami kerusakan akibat gempa. Bandara ini masih ditutup untuk penerbangan komersial.
"Bagian tower lantai 4 runtuh, peralatan komunikasi rusak, pemancar radio rusak, jaringan down, radar dan VOR belum berfungsi. 500 meter dari 2.500 meter landas pacu atau ruway retak akibat gempa," demikian dikutip dari keterangan tertulis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dikutip dari detikcom, Sabtu (29/9/2018).
Runway sepanjang 2.000 meter tersebut tidak dapat didarati pesawat didarati pesawat jet berukuran besar seperti Boeing 747.
Berikut data dampak gempa dan tsunami di Donggala dan Palu yang disampaikan dalam keterangan pers Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho
Dari data sementara, korban tewas akibat gempa Donggala mencapai 48 orang dan 356 orang terluka. Ribuan rumah dilaporkan rusak.
"Korban meninggal sebagian besar karena gempa bumi, sedangkan (korban) tsunami, ditemukan di pantai-pantai korban meninggal. Jumlahnya masih dalam pendataan dan kita bisa memperkirakan jumlah korban masih akan terus bertambah," ujar Sutopo.(***)