Jambione.com, Kontingen Kota Jambi makin sulit dikejar. Raihan medali yang diraih Kota Jambi kemarin bertambah. Cabang angkat besi menjadi salah satu yang kemarin turut menambah pundi medali emas kontingen Kota Jambi.
Salah satu lifter yang kemari nmemberikan tambahan medali emas adalah Fatur Murharam. Turun di kelas 83 kg putra, ia tak terkejar oleh lifter daerah lain. Ia total mendapat 3 medali emas dari angkatan snatch, clean and jerk serta total angkatan.
Di angkatan snatch putra salah satu mantan lifter andalan Jambi, Taufik, ini sudah jauh meninggalkan lawan-lawannya. Di snatch ia berhasil mengangkat beban seberat 105 kg. Sedangkan di angkatan clean and jerk ia di angkatan pertama sudah membuat keder lawan-lawannya. Ia sukses mengangkat beban seberat 125 kg. Tanpa menggunakan kesempatan angkatan kedua dan ketiga di clean and jerk, ia sukses memastikan medali emas di jenis angkatan ini.
Total angkatan pun ia otomatis mendominasi. Ia sukses memperoleh medali emas ketiganya di total angkatan sebesar, 225 kg.
Peraih medali perak di kelas ini adalah Ardi Kusuma dari Muarojambi. Di snatch ia menguntit Fathur dengan angtan 100 kg yang ia dapatkan di angkatan ketiga. Sedangkan di clean and jerk ia sukses mengangkat beban seberat 114 kg. Dan di total angkatan ia mencatatkan 214 kg dan berhak atas medali perak.
Di posisi ketiga dan berhak atas medali perunggu ada lifter asal Bungo, Edi Gunawan. Di snatch ia juga berhasil mendapat perunggu dengan angkatan 80 kg. Sedangkan di clean and jerk ia hanya sanggup mengangkat beban 111 kg di angkatan kedua. Saat akan menaikkan beban di angkatan ketiga dengan 113 kg, ia gagal. Dan di total angkatan pun ia berhak atas medali perunggu dengan total angkatan 191 kg.
Adapun peraih medali perak PON XIX/2018. Kinanthi Saputri yang memperkuat Tanjabtim, harus puas dengan medali perak. Ia gagal tampil maksimal karena cedera lutut saat melakukan angkatan clean and jerk.
“Kanthi (panggilan Kinanthi) cedera lutut, jadi tidak bisa menambah angkatan,”kata Ny Ucok, ibunda Kinanthi yang kemarin mendampingi putrinya. Ia pun tidak ingin putrinya cedera lebih parah dan menghentikan di angkatan kedua clean and jerk. Maka ia pun harus puas dengan raihan medali perak kelas 83 kg putri.
Dementara itu pelatih senior dan pengurus PABBSI Jambi, Natalis Appay, mengatakan banyak atlet muda yang tampil di porprov kali ini. ia pun yakin akan makin banyak bibit lifter di Jambi yang bisa makin moncer di 2 sampai 5 tahun mendatang.
“Sebagian lifter yang tampil di Porprov XX/2018 ini adalah atlet muda. Besar haapan kami lifter muda ini bisa terus menampilkan konsistensi performanya sehingga bisa membela Jambi di tingkat nasional bahkan nasional,”katanya di luar gedung PABBSI Jambi di Kotabaru kemarin.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui daerah mana yang menjadi juara umum di cabang angkat besi. Panitia masih melakukan rekapitulasi raihan medali untuk nomor angkat besi PABBSI Porprov XX/2018. (tya)