Jambione.com, Warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPA) di Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, memblokir jalan TP Sri Wijaya, di perbatasan dengan Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Brajo, Kota Jambi, Minggu (9/12/2018) sekitar pukul 10.30 Wib. Penutupan jalan ini sebagai bentuk protes, karena tumpukan sampah tidak terurus dan berserakan di jalan.
Gemuk, salah seorang warga setempat mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terkesan tidak peduli dengan tumpukan sampah yang berbau tersebut. Sehingga lokasi tersebut menjadi lautan sampah yang berserakan di jalan.
Menurut dia, setiap hari hanya ada satu unit mobil pengangkut sampah yang mengangkut tumpukan sampah dari lokasi tersebut. Hal itu sangat tidak sesuai dengan kapasitas sampah yang tertumpuk. "Setiap hari truk pengangkut sampah datang cuma satu. Tumpukan sampah sangat banyak.
Akibatnya, sampah berserakan hingga ke jalan. Bukan hanya merusak pemandangan, sampah tersebut juga menimbulkan bau yang tidak sedap. "Kalau mau lewat sini pasti kecium bau busuk yang ditimbulkan akibat sampah yang menggunung ini," katanya.
Bahkan, dirinya menyamakan tempat tersebut sudah seperti tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di kota Jambi. "Kadang ada warga lain dari daerah luar buang sampah sekitar jam 9 malam ke atas menggunakan mobil. Jadi kesannya kawasan kami ini seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Paal X," Pungkasnya. (isw)
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jambi: Mari Wujudkan Pemilu Damai
Rakorpimda, Kapolda: Bersama-sama Jaga Keamanan dan Stabilitas Jelang Pemilu
Wapres JK Akan Serahkan Apresiasi ke Ditlantas dan Ditintelkam Polda Jambi
Pastikan Situasi Keamanan, Kapolda Hadiri Rakorda MUI Se- Sumbagsel
Korban Banjir Mulai Kesal: ‘’Kami Butuh Bantuan, Bukan Pejabat Selfie’’