Cegah Wabah Korona, Super Komputer IBM Bantu Peneliti Temukan 77 Obat

Minggu, 22 Maret 2020 - 16:42:03 WIB - Dibaca: 1755 kali

()

Jambione.com – Hingga kini, belum ada obat dan vaksin khusus untuk menangani virus korona baru atau COVID-19 yang sedang menjangkiti dunia. Vaksin masih terus dikembangkan, tetapi efektivitasnya belum ditentukan karena uji coba manusia baru saja dimulai dan masih terus bergulir.

Adapun perawatan, ada beberapa obat yang ditemukan terbukti efektif, tetapi tes mereka hanya dilakukan pada skala kecil. Ini berarti masih tidak jelas apakah obat akan bekerja untuk sebagian besar kasus.

Namun, berkat kerja para peneliti, lebih banyak pilihan pengobatan potensial kini telah ditemukan. Dilansir JawaPos.com dari BGR via Ubergizmo, Minggu (22/3), para peneliti memanfaatkan kekuatan super komputer IBM Summit untuk mencari dan menemukan obat COVID-19.

Dikatakan kalau super komputer milik raksasa software dan perangkat komputer IBM telah berhasil mengidentifikasi 77 obat yang menunjukkan harapan dalam hal mengobati dan memerangi virus korona.

Dimulai dengan lebih dari 8.000 senyawa, penggunaan super komputer memungkinkan para peneliti untuk dengan cepat mengidentifikasi obat mana yang lebih efektif daripada yang lain dalam waktu singkat.

Cara mereka mengidentifikasi obat potensial adalah dengan melihat obat yang akan efektif mencegah coronavirus dari pengikatan sel dengan menggunakan protein spike.

Obat-obatan yang diidentifikasi, setidaknya secara teori, akan mengikat protein dan mencegah virus dari mendatangkan malapetaka pada tubuh manusia. Jeremy Smith, anggota dari penelitian ini, memperingatkan bahwa ini tidak berarti bahwa mereka telah menemukan obatnya.

Menurut Smith, hasil penelitian tim IBM dengan super komputernya tidak berarti bahwa mereka telah menemukan obat atau perawatan untuk virus korona. “Kami sangat berharap, bahwa temuan komputasi kami akan menginformasikan studi masa depan dan memberikan kerangka kerja yang akan digunakan oleh para peneliti untuk menyelidiki senyawa ini lebih lanjut,” ujarnya.

Hanya dengan begitu kita akan tahu apakah ada di antara mereka yang menunjukkan karakteristik yang diperlukan untuk mengurangi virus ini.

Sejauh ini, tim peneliti dari banyak negara juga tengah berjuang habis-habisan untuk dapat menemukan obat atau vaksin virus COVID-19. Semuanya bekerja dengan cara yang paling tepat agar virus yang sudah ditetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ini dapat segera teratasi.(*)

Sumber: JawaPos.com




BERITA BERIKUTNYA