Teng ! Pelajar di Kota Jambi Masih Dirumahkan Sampai 29 Maret

Minggu, 22 Maret 2020 - 19:14:50 WIB - Dibaca: 1775 kali

(IST/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI- Pemerintah Kota Jambi memperpanjang hari merumahkan siswa. Hal ini sesuai setelah melihat perkembangan yang terjadi, dimana penularan COVID-19 masih menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.

Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi, Abu Bakar mengatakan menindaklanjuti Instruksi Wali Kota Jambi nomor 188.5.5/1670/Dinkes/2020 pada tanggal 16 Maret 2020, yang salah satu poinnya menyebutkan bahwa, pelajar PAUD, TK, SD, SMP sederajat, negeri maupun swasta di Kota Jambi, dirumahkan selama 1 minggu (mulai tanggal 17 Maret 2020 s.d. 23 Maret 2020). Dengan mencermati perkembangan yang terjadi, dimana penularan COVID-19 masih menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, maka walikota Jambi menginstruksikan kembali kepada Dinas Pendidikan Kota Jambi agar menambah jumlah hari merumahkan siswa.

Abu Bakar mengatakan, Pelajar PAUD, TK, SD, SMP sederajat, negeri maupun swasta di Kota Jambi, diperpanjang untuk dirumahkan kembali selama 7 (Tujuh) hari, terhitung mulai tanggal 23 s.d. 29 Maret 2020.

"Dirumahkan artinya bukan diliburkan, karena sekolah diwajibkan memberi materi pembelajaran jarak jauh (Learning from Home), agar anak didik tetap terus dapat belajar dirumah atau melaksanakan pembelajaran mandiri dengan sistem online. Pihak sekolah juga dapat memanfaatkan aplikasi berbasis IT untuk menunjang sistem pembelajaran tersebut," katanya.

Selain itu, para orang tua dilarang membawa dan membiarkan anak keluar rumah, kecuali untuk keperluan yang penting dan mendesak, seperti berobat ke fasilitas kesehatan. Selama dirumahkan, orang tua diharapkan memberi bimbingan dan pengajaran kepada anaknya terkait bahaya, serta langkah antisipasi penularan COVID-19.

Abu Bakar menambahkan, Instruksi ini diambil sebagai bagian dari aksi "Social Distancing", membatasi aktivitas masyarakat, demi meminimalisir potensi penularan COVID-19 di Kota Jambi. (ali)





BERITA BERIKUTNYA