Data Terbaru Covid-19 di Indonesia: 1.285 Positif , 114 Meninggal

Minggu, 29 Maret 2020 - 19:44:53 WIB - Dibaca: 1677 kali

()

 

 

Jambione.com,  – Kasus penularan virus Korona jenis baru di Indonesia makin bertambah. Terbaru, pada Minggu (29/3) ada pertambahan 130 kasus baru positif virus Korona. Artinya total jumlah kasus positif kini sudah sebanyak 1.285 kasus positif di Indonesia.

Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan, angka pertambahan yang signifikan di masyarakat saat ini menggambarkan bahwa penularan masih terjadi. Masyarakat belum patuh dengan adanya jarak fisik dalam interaksi sosial atau physical distancing. Dan masih ada pasien yang sakit, tapi masih belum mengisolasi diri.

“Positif tambah 130 kasus baru, jadi 1.285 kasus. Penambahan angka positif ini gambaran bahwa di luar di lingkungan masyarakat masih ada kasus positif yang belum isolasi diri. Penularan terjadi dari kontak dekat. Belum cuci tangan dengan sabun. Saya minta, jaga jarak,” tegasnya kepada wartawan, Minggu (29/3).

Yurianto menegaskan jumlah kasus positif itu adalah total dari keseluruhan spesimen yang sudah diperiksa di laboratorium di seluruh Indonesia. Total spesimen yang sudah diperiksa yakni sekitar 6.500 orang.

Kasus meninggal juga bertambah. Selang sehari, ada penambahan pasien meninggal sebanyak 12 jiwa. Artinya total orang yang meninggal adalah sebanyak 114 orang.

“Hindari kerumunan, gunakan masker. Cuci tangan gunakan sabun dan air mengalir. Infeksi penularan cukup banyak terjadi. Jangan sampai yang sehat jadi sakit,” katanya.

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh cenderung lebih lambat. Hanya ada 5 tambahan pasien sembuh. Sehingga total pasien sembuh baru 64 orang.

“Tetap konsumsi asupan gizi cukup dan makan teratur. Yang sakit sama-sama lindungi yang sehat, dirawat dengan baik sehingga cepat sembuh. Mari jadi pahlawan lindungi diri dan lindungi bangsa ini,” katanya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 merincikan data positif COVID-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh lima kasus, Bali 10 kasus, Banten 106 kasus, Yogyakarta 22 kasus, DKI Jakarta 675 kasus.

Selanjutnya di Jambi satu kasus, Jawa Barat 149 kasus, Jawa Tengah 63 kasus, Jawa Timur 90 kasus, Kalimantan Barat delapan kasus.

Kalimantan Timur 17 kasus, Kalimantan Tengah tujuh kasus, Kalimantan Selatan satu kasus dan Kalimantan Utara dua kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau lima kasus, NTB dua kasus, Sumatera Selatan dua kasus, Sumatera Barat lima kasus, Sulawesi Utara dua kasus, Sumatera Utara delapan kasus, Sulawesi Tenggara tiga kasus.

Selain itu tercatat 47 kasus di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dua kasus, Lampung empat kasus, Riau dua kasus.

Maluku Utara dan Maluku masing-masing satu kasus, Papua Barat dua kasus serta sembilan kasus positif di Papua. (sumber:jawapos.com)





BERITA BERIKUTNYA