Pemilik Travel Diminta Stop 14 Hari

Selasa, 31 Maret 2020 - 15:14:38 WIB - Dibaca: 3202 kali

Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci-Sungai Penuh, Padli Sudria.
Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci-Sungai Penuh, Padli Sudria. (ist/Jambione.com)

Jambione.com, Setelah adanya satu warga tertular Covid-19 di Kerinci membuat semua pihak terkait meningkatkan kewaspadaan. Wacana penutupan (karantina) wilayah Kerinci pun mengemuka. Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci-Sungai Penuh, Padli Sudria mengatakan, Kerinci harus menutup total semua pintu masuk. Yakni Muara Imat, Kayu Aro dan arah Pesisir Kota Sungai Penuh.

Ia juga meminta pemilik Perusahaan Otobus (PO) atau travel Kerinci untuk berhenti beroperasi terlebih dahulu. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Sakti Alam Kerinci.

"Kita menyarankan pemerintah daerah berkoordinasi dengan pemilik PO agar tidak beroperasi dulu. Kalau langkah ini yang dilakukan maka ini adalah tepat. Agar orang dari luar tidak masuk ke Kerinci selama 14 hari ke depan," katanya.

Menurut Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi ini, pemeriksaan yang dilakukan di beberapa titik pintu masuk Kabupaten Kerinci saat ini percuma. "Kalau hanya sekedar pemeriksaan-pemeriksaan di pintu masuk itu percuma. Kalau travel dan pesawat tidak beroperasi, orang tidak akan masuk Kerinci," ujarnya.

" Himbauan kepada warga Kerinci di luar daerah atau luar negeri jangan pulang dulu juga perlu dilakukan. Ini penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.(fey)





BERITA BERIKUTNYA