Tak Takut Corona, Belasan Orang Malah Asyik Sabung Ayam di Sipin, Kocar Kacir Digerebek Polisi

Senin, 06 April 2020 - 20:22:41 WIB - Dibaca: 1860 kali

()

 

 Jambione.com, JAMBI- Himbauan Pemerintah kota (Pemkot) Jambi agar masyarakat tidak berkumpul dan menimbulkan keramaian supaya terhindar dari Covid-19 ternyata tidak diindahkan sebagian warga. Malah, di Kawasan Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, belasan warga beramai ramai melakukan sabung ayam.

Ini diketahui setelah Tim Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat)dari Polda Jambi menggerebek aktivitas judi tersebut, Minggu (5/4), sekitar pukul 15.00 Wib. Kegiatan sabung ayam itu digelar di halaman rumah warga, berinisial YL (37). Bersama pemilik rumah, polisi juga mengamankan 17 orang yang ikut sabung ayam dan menonton aktivitas perjudian tersebut.

Ironisnya lagi, pemilik rumah yang menyediakan gelanggang sabung ayam itu adalah perempuan.  Kini YL bersama 17 orang yang diamankan tengah menjalani proses pemeriksaan di Polda Jambi.  

Ditreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Yudha mengatakan, bersama 18 orang tersebut, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 15 ekor ayam aduan, uang  tunai Rp 12 juta lebih, 17 unit motor dan 2 unit mobil. ‘’ Kekuatan yang dilibatkan dalam operasi pekat tersebut sebanyak 42 personel Ditreskrimum," katanya.

Menurut Yudha, selain melanggar hukum, kegiatan ke 18 orang itu bertentangan dengan himbauan pemerintah. Yaitu melibatkan atau mengumpulkan banyak orang di satu tempat di tengah wabah virus COVID-19.

“Sejalan dengan Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona COVID-19. Untuk proses lebih lanjut, pelaku dan sejumlah barang bukti langsung dibawa ke Mapolda Jambi," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam penggerebekan tersebut tim operasi pekat Polda Jambi dibagi menjadi dua tim. Mereka mengepung rumah warga yang dijadikan sebagai tempat judi ayam tersebut. 

Saat penggerebekan, banyak dari pemain judi sabung ayam berhamburan dan ketakutan melihat kedatangan petugas. Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi. Dan belasan tembakan dikeluarkan polisi.

Sementara itu, YL selaku pemilik rumah yang dijadikan tempat judi sabung ayam mengatakan gelanggang tersebut baru sekitar 5 bulan beroperasi. "Iya, sering di sini tempat sabung ayam. Rame terus yang main. Di sini yang main itu dari kalangan wiraswasta, buruh dan mahasiswa," sebutnya. (Cr04)

 





BERITA BERIKUTNYA