Jambione.com, JAMBI-Kabar pulangnya pasien 01 positif covid-19 dari Raden Matatehr Jambi membuat heboh warga. Terutama mereka yang tinggal di lingkungan perumahan tempat tinggal si pasien, di kawasan jalan RB Siagian, Keluarahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Kabarnya, kepulangan si pasien sempat tidak diketahui warga setempat.
Warga baru heboh setelah kabar kepulangan si pasien dari rumah sakit ramai diberitakan media online. Bahkan Wali Kota Jambi Syarif Fasha pun turun langsung untuk menenangkan warga. Fasha juga cepat melakukan antisipasi dengan menyiapkan ambulance.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jambi, Abu Bakar mengatakan, setelah mendapat kabar sipasien pulang ke rumahnya di Kota Jambi, Walikota Jambi Syarif Fasha langusung menuju lokasi, Selasa malam. Selain menenangkan warga, Fasha juga mau mematikan berita pasien 01 pulang kerumah itu benar adanya.
Ternyata setelah di lokasi, memang benar. Pak wali mendapati pasien positif corona itu berada di rumahnya. “Sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jambi, pak wali tidak mendapat informasi yang jelas. Baik dari RSUD Raden Mattaher, maupun dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi. Sehingga pada saat walikota berada di lokasi, beliau langsung menghubungi pihak RSUD Raden Mattaher untuk menjemput pasien 01, kembali dirawat sesuai dengan protokol kesehatan,” ungkap Abu Bakar saat dihubungi Jambione, Selasa malam (7/4).
Menurut Abu, jika pihak RSUD Raden Mattaher tidak ada respon atas permintaan walikota itu, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jambi sudah menyiapkan ambulance untuk membawa si pasien ke RSUD Abdul Manap. “Tapi mereka memenuhi permintaan itu dan kembali membawa pasien 01 ke rumah sakit Raden Mattaher,” katanya.
Untuk mengantipasi hal hal yang tidak diinginkan dan menghilangkan keresahan warga, menurut Abu, tim Gugus Tugas Kota Jambi langsung menyemprot cairan desinfektan di kompleks perumahan yang bersangkutan. Kemudian, juga menghimbau agar orang yang pernah kontak langsung dengan pasien 01 melakukan tes kesehatan. “Tadi juga dimintakan agar isteri yang bersangkutan ikut dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan isolasi,” ujarnya.
Abu menambahkan kejadian tersebut sempat menimbulkan kerumunan masa. Karena warga panik. Kehadiran walikota Jambi itu sekaligus menenangkan warga supaya tidak panik dan merasa cemas.
“Untuk masyarakat jangan panic. Masalah ini sudah diselesaikan. Pasien 01 sudah dikembalikan ke RSUD Raden Matther. Pasien 01 akan kembali menjalani pengawasan kesehatan sesuai dengan aturan penanganan Covid-19,” katanya.
Menurut Abu, Walikota Jambi Syarif Fasha juga menyesalkan kejadian ini. Dia berharap ke depan pihak RSUD Raden Mattaher dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covi-19 Provinsi Jambi, lebih bersinergi dalam penanganan kasus pasien Covid-19.
Terpisah, Kapolda Jambi Irjen Pol Irman Santyabudi mengatakan penanggulangan corona sudah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk kategori masing-masing status orang.
Atas kejadian pulangnya pasien 01 yang belum dinyatakan sembuh, kapolda mengimbau keluarga pasien tetap sabar dan ikut berdoa demi kesembuhan dan pemulihan pasien.
“Perlu kerjasama semua pihak untuk mematuhi semua ketentuan demi kepentingan masyarakat secara umum. Pihak keluarga harus memahami itu," tegas Firman.
Selain itu, Kapolda juga mengeluarkan peringatan keras. “Moga-moga aparat penegak hukum tidak harus melakukan langkah-langkah represif. Karena saat ini yang dibutuhkan adalah kepedulian tiap-tiap orang,” katanya.(ali)