JAMBIONE.COM, KERINCI - Ditengah Pedemi Covid-19, Kabupaten Kerinci yang diguyur hujan deras dilanda bencana banjir dan tanah longsor, Kamis sore (16/04). Informasi yang diperoleh, ratusan rumah di tiga desa terendam banjir. Yakni Pondok Sungai Abu, Baru Sungai Abu, dan Sungai Abu. Selain menggenangi rumah, enam panggar rumah warga pun roboh akibat dihantam arus air yang meluap ke rumah warga.
Riki, salah seorang warga Desa Pondok Sungai Abu mengatakan, banjir yang menggenangi rumah warga itu terjadi tiba tiba setelah hujan lebat selama 4 jam mengguyur desa tersebut. " Hujannya deras sekali. Saya sudah siaga dan hati-hati, karena saya prediksi akan banjir. Dan memang benar banjir terjadi. Kemungkinan ada ratusan rumah terendam,"katanya.
Sementara itu Kades Baru Sungai Abu, Akhirudin, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, selain merenam rumah, banyak sampah yang dibawa banjir. Lalu enam pagar warga juga ambruk diterjang banjir. " Banjir kali ini cukup parah. Mungkin ada sekitar ratusan rumah yang terkena dampaknya. Bahkan ada enam pagar warga roboh,"sebutnya.
Disaat yang sama, empat rumah warga di Kayu Aro Barat dilaporkan rusak diterjang longsor. Andarno, salah seorang warga Kayu Aro mengatakan longsor terjadi setelah hujan deras menguyur wilayah tersebut. "Longsor terjadi sekitar pukul 17.00 wib. Ada empat rumah yang rusak diterjang longsor," katanya.
Menurut dia, rumah yang rusak tersebut, dua diantaranya di desa Batu Hampar dan dua lagi di desa Pasar Minggu. " Kondisi keempat rumah tersebut cukup parah. Karena material longsor cukup banyak menghantam keempat rumah tersebut,’’sebutnya. (sau)