Jambiprima.com, KERINCI- Warga Kabupaten Kerinci pada umumnya bisa bernapas lega karena Uji Swab warga Desa Sebukar Kecamatan Tanah Cogok yang meninggal dikawasan zona merah Padang, Sumatera Barat hasilnya Negatif.
Sebelumnya warga sempat dihebohkan karena pemakaman warga Kerinci yang meninggal di Padang, pada sabtu (26/04) lalu tersebut dilakukan sesuai SOP Covid- 19.
Hermendizal, Kadinkes Kerinci saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hasil Uji Swab (PCR) oleh pihak RSUP M. Djamil Padang tertanggal 26 April 2020 yang dikirim ke Dinkes Kerinci tadi pagi hasilnya Negatif.
"Ya, pagi ini kita sudah menerima surat resmi dari RSUP M. Djamil Padang bahwa hasil test Swabnya negatif," ujarnya, selasa (28/04).
Dirinya menghimbau kepada masyarakat kabupaten Kerinci untuk tidak cemas dan panik. "Kami imbau warga untuk tetap mengikuti protokol Kesehatan dari pemerintah seperti memakai masker di luar rumah, dan rajin membersihkan tangan setiap pulang dari luar rumah," kata Kadis.
Diketahui warga Sebukar yang meninggal di RSUP M. Djamil Padang ini menderita penyakit yang menahun yaitu penyakit bawaan sejak kecil dan pernah berobat ke Rumah Sakit Hospital Semen Padang.
Lantaran disuruh pulang oleh pihak Rumah Sakit Semen Padang, dan untuk kembali pada hari Selasa mendatang maka pihak keluarga memilih untuk tinggal di Padang dulu.
Namun, karena pada Jumat malam (24/04) penyakit yang bersangkutan kambuh. Pihak keluarga membawanya ke RSUP M. Djamil dan meninggal.