JAMBIPRIMA.COM, KERINCI - Setelah melewati jalur mediasi yang di tengahi oleh Pj. Sekda Kerinci Asraf, dua Desa dalam Kabupaten Kerinci yang bentrok, yakni warga Desa Pondok Beringin Kecamatan Tanco dan warga Desa Baru Debai Kecamatan Tanah Kampung, rabu (29/04/20) sepakat berdamai.
Mendapat informasi terjadinya bentrok antar Desa di tengah pandemi Covid- 19, Pj. Sekda Kerinci Asraf langsung turun ke lokasi memfasilitasi kedua kelompok warga Desa untuk segera melakukan mediasi agar tidak terjadi bentrok susulan.
" Beruntung pihak keamanan cepat turun ke lokasi, sehingga bentrok ini tidak meluas. Kita sudah melakukan mediasi, kedua belah pihak tadi malam sepakat berdamai," ujar Sekda, kamis (30/04).
Dirinya mengatakan kedatangannya ke lokasi keributan tersebut merupakan panggilan hati, karena dia juga tinggal dekat dengan lokasi.
"Setelah adanya kesepakatan ini, kita berharap kedua pihak dapat mematuhinya," kata Asraf.
Diketahui dalam mediasi tersebut ada tiga kesepakatan yang ditetapkan kedua belah pihak:
1. Kedua belah pihak mengakui telah terjadi perkelahian pada hari Rabu tanggal 29 April 2020, sekira pukul 18.30 wib, di Desa Baru Debai, Kecamatan Tanah Kampung.
2. Dengan adanya kejadian perkelahian tersebut, kedua belah pihak sepakat melakukan perdamaian secara kekeluargaan, dan bertanggung jawab terhadap masyarakatnya masing-masing untuk menahan diri (tidak saling serang).
3. Penggantian kerugian yang ditimbulkan dari kejadian tersebut, baik materil maupun luka-luka akan dibicarakan lebih lanjut. Masing-masing pihak akan mengutus perwakilan dan mempercayakan permasalahan tersebut difasilitasi oleh Kades, BPD dan Depati Ninik Mamak. (*)
Ormas PEDAS Merangin Minta Penegak Hukum Bekerja Profesional
Kembali Terjadi, Warga Sungai Penuh Diduga Jadi Korban Perampokan Dibuang di Merangin
Tertipu Investasi Bodong Rp 1,2 M, Bos Elektronik Gantung Diri
Siswi SMK yang Tewas di Kerinci Diduga Korban Lakalantas Tunggal
Warga Kerinci Geger, Siswi SMA Ditemukan Tewas di Area Persawahan
Maling Sial, Gagal Mencuri, Malah Tinggalkan Motor Satria FU di Rumah Korbannya