Kapus Otoriter, Puluhan Staf Dan Karyawan Puskesmas Rantau Panjang Datangi Dewan

Selasa, 05 Mei 2020 - 14:06:39 WIB - Dibaca: 2594 kali

Puluhan Staf Dan Karyawan Puskesmas Pasar Rantau Panjang Saat Berada di Gedung DPRD Merangin
Puluhan Staf Dan Karyawan Puskesmas Pasar Rantau Panjang Saat Berada di Gedung DPRD Merangin ()

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN- Puluhan staf dan karyawan Puskesmas Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir Induk mendatangi gedung DPRD Merangin, selasa (5/5).

Kedatangan rombongan staf dan karyawan Puskesmas Pasar Rantau Panjang Ini disambut oleh Ketua Komisi II, M. Yani dari fraksi Partai Nasdem.  

M. Yani meminta salah seorang dari rombongan agar dapat menyampaikan tujuan dari kedatangan mereka ke DPRD Merangin tersebut. 

" Komisi II belum menerima surat resmi terkait hal ini, tapi karena ini merupakan tanggung jawab, kami siap menampung seluruh aspirasi masyarakat yang ada di Merangin, termasuk aspirasi dari Bapak, Ibu," ujarnya. 

Mewakili puluhan rekan- rekannya, NR menyampaikan keluh kesahnya bekerja di Puskesmas Pasar Rantau Panjang kepada Ketua Komisi II DPRD Merangin.

Dijelaskannya, sebelumnya staf dan karyawan Puskesmas Pasar Rantau Panjang sudah pernah menghadap Bupati dan Kadis Kesehatan Merangin terkait kepemimpinan Kepala Puskesmas Pasar Rantau Panjang yang di anggap otoriter.  

" Saya jadi bidan sudah 26 tahun, selama ini belum pernah saya memiliki pemimpin seperti sekarang, yang terlalu otoriter, ngancam mau di mutasikan kalau kehendaknya tak dituruti. Kami ingin bekerja nyaman, kami tidak sanggup kerja dibawah tekanan seperti ini," ungkap NR.

Lanjutnya, soal kebijakan, yang selama 6 tahun tidak aktif di angkat sebagai PPTK. Kemudian hingga kini kami juga belum menerima jasa BPJS, ketika diajak rapat malah jasa kami tersebut mau dipotong 40 persen. 

" Kalau permasalahan ini tidak selesai, jangan salahkan kami jika kinerja Puskesmas Pasar Rantau Panjang akan anjlok dan bisa -bisa kami akan mogok kerja," katanya. 

Senada, salah seorang Dokter berinisial FT juga menyampaikan keluh kesahnya selama bertugas di Puskesmas Pasar Rantau Panjang.

" Ini adalah langkah terakhir kami, bukannya kami tidak menerima siapapun yang akan jadi pemimpin kami, namun kami mengharapkan adanya kerja sama antara Kapus dan seluruh karyawan, kami tidak punya power, kami bukan orang hebat, kemana kami harus mengadu kalau bukan ke DPRD ini," kata FT. (Key)

 





BERITA BERIKUTNYA