Pemkab Sarolangun Jual 2 Ton Beras Murah

Rabu, 13 Mei 2020 - 18:57:57 WIB - Dibaca: 2072 kali

Wabup Sarolangun Pantau Langsung Kegiatan Operasi Pasar
Wabup Sarolangun Pantau Langsung Kegiatan Operasi Pasar ()

JAMBIPRIMA.COM, SAROLANGUN- Pandemi COVID- 19 saat ini berdampak terhadap meningkatnya harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Pasaran. Untuk meminimalisir dampak dari kenaikan Sembako tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun melakukan operasi pasar menjual beras dengan harga lebih murah.

Kegiatan operasi pasar tersebut dilakukan di Laman Basamo, Kecamatan Sarolangun, Selasa (12/05/2020) kemarin. Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Ketahanan Pangan menyediakan beras sebanyak 2 ton untuk dijual ke masyarakat dengan harga lebih murah. 

Wakil Bupati Sarolangun, H Hillalatil Badri yang saat itu turun langsung memantau pelaksanaan operasi pasar tersebut, mengatakan bahwa harga beras di pasaran saat ini dijual sebesar Rp 12.000 per kilogramnya, sedangkan di dalam operasi pasar ini pihaknya menjual beras hanya dengan harga Rp 9.000 per kilogram dengan kemasan karung 5 kg. 

“Kita tahu mau lebaran selalu naik, gula naik, beras naik, telur naik. Hari ini dua ton beras kita siapkan untuk masyarakat. Kalau habis kita siapkan lagi, dan kita upayakan untuk menambahnya,” kata Wabup Hillalatil Badri. 

Dikatakannya, beras yang dijual tersebut merupakan hasil produksi dari petani lokal yang ada di Kecamatan Air Hitam yang bekerja sama dengan Toko Tani Indonesia (TTI).

“Ini produk lokal, ditampung dari petani, dalam pemberdayaan, dan petani juga diuntungkan. Kita akan melakukan penekanan harga di pasaran, sehingga harga tetap stabil,” katanya.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan Dulmuin mengatakan bahwa memang dalam rangka stabilisasi harga dan pasokan pangan terutama beras serta meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi COVID- 19, pihaknya perlu melakukan operasi pasar.

Lanjutnya, pihak Pemkab melakukan kegiatan operasi pasar beras murah tersebut sudah dilakukan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Singkut dan Kecamatan Sarolangun.

Beras yang disediakan merupakan hasil produksi padi oleh petani yang berada di Kecamatan Air Hitam yang untuk pertama kalinya, dan dikelola tanpa ada bahan pengawet, yang ditargetkan hingga bulan desember mendatang mencapai 50 ton beras. 

“Di Kecamatan Sarolangun ini kita jual sebanyak dua ton, masing- masing warga kita persilahkan untuk membeli beras maksimal 15 dengan harga Rp 9.000 per kg. Kedepan akan kita laksanakan dikecamatan lain, kalau waktunya masih ada sampai menjelang lebaran nanti,” katanya. (Nil)





BERITA BERIKUTNYA