Jika Lupa Atau Tak Tau, Ini Niat Dan Tata Cara Shalat Laitul Qadar

Kamis, 14 Mei 2020 - 04:07:46 WIB - Dibaca: 449 kali

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi ()

JAMBIPRIMA.COM- Tidak lama lagi bulan Ramadhan 1441 Hijriyah (2020 M) akan segera berlalu dari hadapan kita semua.

Malam ini merupakan malam ke 21 Ramadhan 1441 H, malam- malam terakhir Ramadhan ini identik dengan munculnya Lailatul Qadar yang dikenal sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Kehadirannya, sangat ditunggu-tunggu oleh para Muslim di seluruh dunia.

Pasalnya, malam Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh dengan keberkahan, seperti yang dijelaskan dalam QS Ad Dukhon: 3.

?????? ????????????? ??? ???????? ??????????? ?????? ?????? ???????????

Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3).

Keutamaan lain dari malam Lailatul Qadar adalah diampunkannya dosa-dosa.

Orang yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan amalan kebaikan seperti ibadah kepada Allah SWT, maka akan diampuni.

Untuk itu pada malam Lailatul Qadar umat Islam diminta untuk memperbanyak ibadah serta amalan-amalan sunah lainnya.

Selain itu ada juga anjuran untuk mendirikan shalat sunah malam Lailatul Qadar.

Dikutip dari Tribun Pontianak, dari kitab Durratun Nashihin halaman 272, simak cara melakukan shalat sunah malam Lailatul Qadar.

Shalat malam Lailatul Qadar dilaksanakan sedikitnya 2 rakaat 1 kali salam atau 4 rakaat 1 kali salam tanpa tasyahud awal.

Pelaksanaan shalat sunah ini maksimal sampai 12 rakaat.

NIat dan tata cara salat malam Lailatul Qadar berikut ini:

1. Membaca Niat

“Ushalli Sunnata lailatil Qadri Arba’arakaatin Lillahi Ta’aalaa”

2. Takbiratul ikhram

Salat lailatul qadar dimulai dengan melakukan gerakan takbiratul ikram.

Dengan membaca kalimat takbir: "Alloohhu Akbar"

3. Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek

Membaca Al-Fatihah pada rakaat 1 hingga rakaat keempat.

Kemudian membaca surat At -akasur, Al-Qadr, Al-Ikhlas berturut-turut sebanyak tiga kali atau bisa juga membaca surat lain semampunya.

4. Tidak ada tahiyat awal

Agak berbeda dengan pelaksanaan salat wajib yang memiliki jumlah rakaat yang sama yakni empat rakaat, pada shalat Lailatul Qadar jika telah sampai pada rakaat kedua maka tidak perlu duduk tahiyat awal melainkan langsung bangun dan melanjutkan rakaat ketiga.

5. Tahiyat akhir pada rakaat keempat

Sampai pada rakaat keempat, maka duduklah dan bacalah doa tahiyat yang sama dengan doa tahiyat pada salat wajib.

Setelah membaca doa tahiyat akhir dilanjut melakukan salam.

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar

Dalam penjelasan H. Baidi yang dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Tribunnews.com (Tanya Ustaz), tidak ada penjelasan tegas dari agama tentang indikator terjadinya Lailatul Qadar.

Tapi dalam berbagai riwayat dijelaskan ada tanda-tanda secara alamiah untuk malam Lailatul Qadar.

Pada saat turun Lailatul Qadar, di pagi hari atau malam hari cuaca sangat tenang, udaranya segar.

Selain itu, di pagi hari sinar matahari cukup cerah dan tidak panas.

Bagaimana sikap kita sebagai umat Islam terhadap malam Lailatul Qadar?

"Karena tadi yang disampaikan adalah sebuah pendapat, maka lebih baik karena kita tidak tahu kapan Lailatul Qadar itu turun pasti itu kodrat Allah itu rahasia Allah SWT," jelas Dr. H. Baidi.

Maka dianjurkan kepada kita 10 hari terakhir terutama di malam-malam ganjil, kita disunahkan oleh Rasulullah SAW untuk menyongsong Lailatul Qadar dengan memperbanyak iktikaf, berdzikir, dan istighfar.

Dengan menyongsong Lailatul Qadar, Allah SWT telah menjanjikan ibadah yang lebih baik dari pada seribu bulan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tata Cara Salat Malam Lailatul Qadar, Dilengkapi Bacaan Niat dan Jumlah Rakaat. (*)

Sumber: TRIBUNPONTIANAK.CO.ID




BERITA BERIKUTNYA
loading...