JAMBIPRIMA.COM, TEBO- Sering terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Kabupaten Tebo khususnya di Kecamatan Tebo Ilir, Muara Tabir dan Kecamatan Tengah Ilir dengan alasan sedang adanya pembersihan tanam tumbuh (ROW) oleh pihak PT. PLN (Persero) menjadi pertanyaan ditengah masyarakat.
" Karena alasannya itu terus, tentu ini patut dipertanyakan, memang berapa sih biaya yang dikeluarkan oleh Negara untuk membayar setiap pekerjaan pembersihan jaringan (Pokok kayu) tersebut," Kata Aris, warga Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo, rabu (27/5).
Karena sejak dulu alasan pemadaman listrik selalu saja karena sedang ada pekerjaan pembersihan jaringan, dirinya mengaku sangat ingin mengetahui teknis pembersihan jaringan tersebut.
" Karena dari dulu alasannya itu- itu saja, kita jadi ingin tau seperti apa teknis pembersihan tanam tumbuh atau ROW itu," katanya lagi.
Selain teknis pekerjaan, Ia juga mengatakan juga ingin tahu seberapa besar biaya yang dikeluarkan Negara di kegiatan pembersihan jaringan listrik (Jarlis) oleh pihak PLN tersebut.
" Agar tidak ada prasangka yang bukan- bukan di tengah masyarakat, kita minta pihak PLN Tebo terbuka saja soal teknis termasuk nilai anggaran yang di keluarkan Negara dalam kegiatan ROW tersebut," pungkasnya. (tim)