JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Untuk meminimalisir resiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tebo, semua pihak harus bekerjasama dengan baik. Ini disampaikan Bupati Tebo, Dr. H. Sukandar saat memimpin Pelaksanaan Apel Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan, Senin (6/7/20).
" Agar terlaksana koordinasi antar instansi dan lembaga dengan baik demi menekan Karhutla, maka kekuatan yang ada harus berada di bawah satu komando dengan melibatkan instansi pemerintah, swasta, relawan serta masyarakat" ujarnya.
Pada kesempatan itu Sukandar juga mengatakan, untuk antisipasi dan langkah nyata yang perlu diambil, perlu tindakan seperti upaya preventif melalui penyuluhan dan sosialisasi, patroli rutin, serta sinergitas dari camat, danramil, Kapolsek, lurah, kades, babinsa, dan masyarakat.

Pantauan media ini, pada kegiatan yang dilaksanakan dilapangan Eks MTQ Tebo tersebut dilakukan simulasi penanganan Karhutla oleh petugas gabungan dari berbagai unsur dan serta prosedur penangkapan terhadap pelaku Karhutla.
Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Syahlan, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Drs. Teguh Arhadi, Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda, Instansi Vertikal, Kepala OPD dan Camat serta pimpinan perusahaan BUMN dan BUMD serta Swasta.
Diketahui, Apel siaga Karhutla tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana Karhutla dengan mengukur tingkat kesiapan personil serta sarana dan prasarana dalam menangani bencana kedepannya nanti. (sr)