JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Haris Nasution, salah seorang karyawan PT. Karya Maju Utama (KMU) yang mengerjakan proyek duplikat Jembatan lintas Sumatera yang terseret arus sungai Merangin beberapa hari yang lalu belum juga ditemukan.
Korban terbawa arus deras sungai Merangin saat pemasangan besi ditengah jembatan.
Upaya pencarian Korban oleh gabungan TNI, SAR, Brimob, Basarnas selama dua hari ini belum membuahkan hasil.
Komandan Tim (Dantim) Basarnas, Erik Sound saat dikonfirmasi mengatakan, tim gabungan TNI SAR Brimob Basarnas TRC Merangin terus berusaha melakukan pencarian korban (Haris Nasution) dengan menyisir sungai.
" Kami sudah melakukan setengah kilo perjalanan dengan menyisir sungai Merangin, tapi kami terkendala dengan arus sungai Merangin deras, "ungkapnya, Selasa (22/6).
Menurut Erik, saat ini kemungkinan korban tenggelam didasar sungai bersama besi plat pekerja.
" Untuk penyelaman tidak dilakukan, karena kondisi arus yang sangat membahayakan," tandasnya. (lan)