JAMBIPRIMA.COM, KOTA JAMBI - Raudatunnatasya, biasa disapa Tasya (19), kelahiran Londerang, 01 Desember 2002, merupakan anak pasangan dari Ibu Sumiati dan Almarhum Bapak Toni. Ia merupakan anak ke 2 dari 4 bersaudara. Pada saat lulus di MAS Nurul Falah Kota Jambi, ia mengikuti ujian masuk perguruan tinggi jalur UMPTKIN 2021, berkat kemampuannya, ia diterima di jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN STS Jambi.
Namun kebahagiaan tersebut pupus, disaat ia harus membayar UKT sebesar 3.5 Juta. Padahal Ibunya hanyalah seorang tukang jahit di Desanya, yakni Desa Londerang Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi. Yang penghasilannya tidak seberapa, karena tidak setiap hari ibunya mendapat pesanan.
Pernah meminta bantuan kesana sini, bertanya kepada dosen yang mengajar di sana. Namun belum mendapatkan jalan dan keringanan. Untuk mengurus KIP pun terkendala waktu yang sangat mepet. Sementara persyaratan dipersiapkan tidak lah sedikit.
Sumiati, Ibunya meminta kepada pemerintah, untuk meringankan biaya kuliah anaknya. Karena memang mengeyam pendidikan tinggi merupakan cita-cita Tasya anaknya. Bahkan bakat gurunya sudah ada, saat ini Tasya mengajar ngaji.
"Semoga ada jalan untuk anak saya, biar dia bisa kuliah di UIN STS Jambi, untuk saat ini saya belum bisa membayar UKT sebesar itu, kini waktu pembayaran pun sudah lewat, saya sedih kalau anak saya dianggap mengundurkan diri," ungkap Sumiati. (San)
RAUDATUNNATASYA : +62 821-2129-4973
Sudah Tersedia Dana BOS, SDN 85/1 Sumber Rejo Suruh Wali Murid Fotokopi Buku Pelajaran
Awasi PPDB 2021, Ombudsman Jambi Minta Transparansi Kuota Siswa yang Belum Terisi
MTs Al-Ikhlas Siap Terima Peserta Didik Baru dan Tidak Dipungut Biaya
Kerjasama SMSI- UPDM (B): Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan