Selain Hibahkan Lahan, Warga Juga Relakan Tanamannya Ditumbang Demi Pembukaan Jalan TMMD

Minggu, 19 September 2021 - 01:02:21 WIB - Dibaca: 1851 kali

()
JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Sebelum dibukanya pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 112 Kodim 0416/Bute yang dipusatkan di Kelurahan Sungai Bengkal dan Desa Kunangan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo jauh-jauh hari masyarakat sudah ikhlas dan merelakan lahan serta beberapa batang pohon sawitnya di tebang untuk dibuat jalan. 
 
Wito (54), salah seorang warga yang menghibahkan lahan dan merelakan tanaman sawitnya ditumbang demi pembukaan akses jalan dari RT 17 Simpang Semangko, Dusun Lamo, Kelurahan Sungai Bengkal menuju Dusun Pegambiran, Desa Kunangan, Kecamatan Tebo Ilir saat dikonfirmasi media ini mengatakan, sejak awal diketahui bahwa areal kebunnya menjadi salah satu sasaran program pembukaan jalan TMMD, Ia dan pemilik kebun yang lainnya sudah rela menghibahkan dan mengikhlaskan tanamannya untuk ditumbang.

“Sejak dipilihnya Desa kami ini sebagai sasaran pelaksanaan TMMD, warga yang kebunnya terkena jalur pembukaan jalan sudah merelakan tanah dan tanamannya untuk di tumbang guna mempermudah pembukaan jalan. Karena jalan tersebut untuk kami  juga, dan yang merasakan manfaatnya juga kami,“ ujar Wito, Sabtu (18/9/21).

Dia mengatakan, para petani sawit dan petani lainnya sudah sepakat memberikan lahan, seluas yang diperlukan untuk pembukaan jalan dari RT. 17 Simpang Semangko, Dusun lamo, Kelurahan Sungai Bengkal menuju Dusun Pegambiran, Desa Kunangan, karena warga sudah lama mendambakan pembukaan jalan tersebut.

Wito juga meyakini, dengan dibukanya akses jalan tersebut dan dirubahnya lahan perkebunan warga menjadi jalan bukan berarti mengurangi hasil panen. Namun akan meningkatkan produksi panen karena petani akan lebih mudah merawat dan mengangkut hasil perkebunan.

“Tanah memang bisa berkurang, namun apabila kita bandingkan dengan sebelum adanya jalan, maka produksi Tandan Buah Segar (TBS) sawit akan semakin meningkat. Berarti dengan begitu kita tidak akan sia-sia memberikan tanah dan beberapa batang sawit untuk kita untuk dijadikan jalan,“ terangnya.

Wito mencontohkan, selama ini apabila petani hendak membawa pupuk ke lokasi kebun, petani harus merogoh kantong cukup banyak untuk biaya pengangkutan pupuk. Belum lagi kalau kebun masih tahap pembukaan, yang tentunya biaya transportasi pengangkutan bibit dan pekerja juga cukup besar. Sekarang ini berkat program TMMD, kita bisa langsung membawa hasil kebun tanpa harus mengeluarkan cos yang besar.

“ Kami berterima kasih kepada TNI dan Pemda Tebo yang telah memilih Desa kami ini sebagai sasaran TMMD ke 112 Kodim 0416/Bute, apalagi TNI yang bekerja di sini juga ramah dan bergaul dengan masyarakat yang ada,” tutupnya. (**)




BERITA BERIKUTNYA