JAMBIPRIMA.COM, KERINCI - Genjot Vaksinasi Tahap I dan tahap II, Kementerian Agama Kabupaten Kerinci melaksanakan program percepatan vaksinasi menyentuh seluruh ASN dan keluarga besar Kemenag.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kemenag Kabupaten Kerinci, Pahrizal, saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Kantor Kemenag Kabupaten Kerinci, Selasa, (28/9).
"Hari ini keluarga besar Kemenag Kabupaten Kerinci baik ASN, Honorer, penyuluh agama yang belum vaksin, dihimbau untuk melakukan vaksinasi, Program ini juga akan dibarengkan dengan vaksinasi untuk keluarga ASN,"kata Kakan Kemenag Kabupaten Kerinci, Pahrizal.
Menurut Fahrizal, sesuai arahan Menteri Agama, vaksinasi ASN Kemenag Kabupaten Kerinci harus tuntas. Upaya ini dilakukan sebagai ikhtiar Kemenag dalam melindungi keluarga besar ASN, Guru madrasah, Honorer penyuluh agama dari pandemi Covid-19.
"Siswa siswi di vaksin, maka dari itu untuk seluruh Guru Madrasah baik ASN Honorer untuk yang belum vaksin untuk segera melaksanakan vaksinasi," ujar Pahrizal.
Ditambahkannya lagi, vaksinasi bekerjasama dengan Polri, TNI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, vaksinasi ini membantu pemerintah untuk menyukseskan vaksinasi massal dan menggenjot agar target vaksinasi di Kabupaten Kerinci tercapai sesuai target.
"Vaksinasi ini juga menyukseskan program vaksinasi pemerintah kabupaten kerinci agar tercapai sesuai target dan hari ini Alhamdulillah vaksinasi di Kemenag Kabupaten Kerinci mencapai lebih kurang 300 orang dari,"jelasnya.
Kakan Kemenag Kabupaten Kerinci, juga mengajak ASN untuk terus menerapkan dan mengkampanyekan protokol kesehatan dan disiplin 5M.
“Mari terus kita kampanyekan disipilin 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,"tandasnya. (bdu)
Satgas TMMD Pasang Atap Rumah Guru Honor SD Kelas Jauh Dibawah Terik Sinar Matahari
Vaksinasi di Muarojambi Targetkan 70 Persen Tercapai, Polres Terus Bergerak dari Desa ke Desa
Edukasi Prokes, Satgas Bagikan Masker kepada Murid SD dan PAUD
Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Salah Satu SD Negeri Batanghari