JAMBIPRIMA.COM, SUNGAIPENUH - Di Provinsi Jambi Kabupaten Kerinci dan kota Sungai Penuh, masuk daerah yang berpotensi terjadinya bencana Hidrometeorologi (Dampak La Nina).
Hal tersebut disampaikan Menteri Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof. Dr. Muhadjir Effendy, saat mengikuti Apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi di Lapangan Kantor Walikota, Minggu (28/11).
Apel tersebut turut diikuti Gubernur Jambi H. Al-Haris, Pejabat Kemenko PMK, Bupati Kerinci H. Adirozal, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh dan Kab. Kerinci, Unsur Forkopimda, Sekda Kab. Kerinci, Pj. Sekda Kota Sungai Penuh serta pejabat lingkup Kota Sungai Penuh dan Kab. Kerinci.
Dalam sambutanya Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengingatkan kota Sungai Penuh dan kabupaten Kerinci serta masyarakat untuk melakukan antisipatif terhadap bencana hidrometeorologi
"Saya ingatkan agar tiap level pemerintahan dan masyarakat melakukan tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi yang dipengaruhi oleh La Nina," ujar Menko PMK.
Dia juga menjelaskan Kota Sungai Penuh maupun Kabupaten Kerinci memiliki potensi bencana dikarenakan berada di patahan lempengan bumi
"Kota Sungai Penuh maupun Kabupaten Kerinci memiliki beberapa potensi bencana seperti gempa, maupun bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, cuaca ekstrim dan karhutla karena berada di patahan lempengan bumi untuk itu perlu kesiapsiagaan bencana,"ingatnya. (bdu)
Peletakan Batu Pertama, UAS Do'akan Pembangunan Pesantren Darul Basyair Tebo di Permudah
Bupati Tebo Sukandar Hadiri Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Tebo Masa Bakti 2021-2026
Kapolres Merangin Luncurkan Program Polisi 'Melangun' Se-Indonesia
Dandim 0420 Sarko Hadiri Pemusnahan Ganja Kering di Polres Merangin