Wawako Maulana: Program Keluarga Berencana tidak hanya dimaknai sebagai upaya pengendalian penduduk

Minggu, 06 Maret 2022 - 15:59:42 WIB - Dibaca: 1671 kali

Wawako Maulana bersama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, Irawati Sukandar  (Foto:Ist)
Wawako Maulana bersama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, Irawati Sukandar (Foto:Ist) ()

JAMBPRIMA.COM, KOTA JAMBI – Program Bangga Kencana merupakan upaya mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat, melalui berbagai kelompok kegiatan di masyarakat yang dalam hal ini difokuskan pada Bina Keluarga Remaja (BKR).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, Irawati Sukandar mengatakan, pada tahun lalu, program Bangga Kencana ini telah mencapai akseptor terbaik se-Provinsi Jambi.

“Untuk mencapai itu, kita menggerakkan kader-kader isntitusi di tengah masyarakat tiap kelurahan,” sebutnya.

Tak hanya sekedar turun ke masyarakat. Kata dia, kader-kader ini turut aktif memberikan informasi mengenai seputaran pencegahan stunting dan lainnya.

“Ya mereka mengedukasi ibu balita, 1.000 hari pertama kehidupan dan calon pengantin tiga bulan sebelumnya diberikan edukasi mengenai kehidupan setelah menikah nantinya,” bebernya.

Memang kata dia, ada yang perlu dievaluasi. Yakni seberapa besar efektivitas adukasi terhadap kasus stunting di tahun-tahun sebelumnya. “Ini dievaluasi bersama lintas sektor,” timpalnya.

Sementara sebelumnya, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, program Keluarga Berencana tidak hanya dimaknai sebagai upaya pengendalian penduduk, tetapi juga sebagai usaha menciptakan penduduk berkualitas. Penduduk yang berkualitas di antaranya ditandai dengan kualitas pendidikan dan kesehatan yang baik serta sumberdaya manusia yang semakin produktif.

Hanya saja memang diakuinya, beberapa waktu belakangan ini, kegiatan kampung KB di Kota Jambi telah vakum. Alasannya karena pandemi Covid-19.

Sehingga memang, ia berharap pada tahun ini, kampung KB perlu penguatan yang lebih masif lagi. Sebab, untuk mewujudkan penduduk berkualitas, tantangan yang dihadapi pemerintah masih sangat berat. Berbagai infrastruktur dasar di sektor pendidikan, kesehatan, papan, hingga sanitasi masih jadi persoalan besar di banyak daerah, termasuk Kota Jambi. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

“Kita akan terus mendukung Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk meningkatkan kualitas generasi Kota Jambi masa sekarang, dan untuk masa yang akan datang,” harapnya. (CR1)





BERITA BERIKUTNYA