JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Dalam rangka memaksimalkan penyelenggaraan pelayanan Keluarga Berencana (KB) seluruh warga Kota Jambi melalui Dukungan Operasional Pelayanan dan Penggerakan KB, BPPKB Kota Jambi kembali melakukan penandatanganan kerja sama. Kali ini bersama instansi terkait yaitu Klinik Pratama, Praktek Bidan, Puskesmas, serta rumah sakit baik negeri maupun swasta.
Dalam arahannya Kepala Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kota Jambi, Irawati Sukandar menyampaikan bahwa tujuan dari perjanjian kerja sama untuk meningkatkan koordinasi yang lebih bersinergi dalam penyelenggaraan Pelayanan Keluarga Berencana dan meningkatkan capaian Pelayanan Keluarga Berencana di Fasilitas kesehatan dalam penguatan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Kota Jambi.
"Diharapkan perjanjian ini menjadi pedoman bagi mitra kerja terkait dalam perbaikan pelayanan KB, sehingga peserta KB terjamin akan akses dan kualitas pelayanan KB," Jelasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengungkapkan kegembiraannya menyambut kerja sama strategis ini. Menurutnya dengan bekerja sama dengan mitra kerja terkait maka untuk mendistribusikan alat kontrasepsi dan memaksimalkan pelayanan KB di Fasilitas kesehatan bisa terlaksana dengan baik.
"Ini luar biasa, kerjasama ini melibatkan 43 Klinik Pratama, 10 Praktek Bidan, 20 Puskesmas dan Rumah Sakit," kata Maulana.
Dia menjelaskan, fasilitas kesehatan yang telah bekerjasama dengan pemerintah bisa menjadi layanan utama KB untuk masyarakat. "Sekaligus sebagai upaya percepatan pencapaian akseptor KB di Kota Jambi. Sebenarnya secara data pertumbuhan penduduk kota Jambi, masih bisa kita kendalikan. Hal ini tentu sebagai upaya keberhasilan dari program KB itu sendiri," ujarnya.
Dia berharap, khususnya kepada masyarakat tidak mampu bisa melaksanakan KB di klinik kesehatan yang telah bekerjasama dengan pemerintah secara gratis. "Ini bisa dijangkau dan dipermudah," katanya.
Targetnya, ada sebanyak 1.326 pasangan usia subur yang melakukan KB. Pasangan bisa memilih antara MOW dan MOP. Keduanyabadalah program untuk mencegah pasangan suami istri agar tidak memiliki anak lagi. Dianjurkan untuk pasutri yang sudah memiliki anak lebih dari tiga atau yang sudah berusia lebih dari 30 tahun. (CR01)