JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Sebanyak 309 jamaah calon haji (JCH) Kota Jambi yang tergabung dalam kloter 10 dan 11 dilepas oleh Wali Kota Jambi, Syarif Fasha di Aula Grya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa (14/6). JCH ini sekaligus melakukan test PCR atau polymerase chain reaction dan vaksin booster secara gratis, karena seluruh biayanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Jambi.
"Sungguh sangat bahagia bapak ibu bisa berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji setelah menunggu bertahun-tahun lalu ditambah dua tahun pandemi COVID-19," ucap Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.
Fasha juga meminta jamaah calon haji terus menjaga kesehatan selama di Tanah Suci. Jamaah dianjurkan memenuhi asupan cairan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi mengingat cuaca di Tanah Suci cukup panas.
“Kami pesan pada JCH Kota Jambi untuk mematuhi apa-apa saja aturan yang sudah dibuat pemerintah, kemudian harus sabar dan ikhlas dalam melaksanakan proses ibadah,” tambahnya.
Kata Fasha, pihaknya memfasilitasi PCR dan vaksin booster pada JCH Kota Jambi secara gratis, karena sebut Fasha, pihaknya ingin jamaah Kota Jambi tetap sehat.
Drinya juga menitipkan pesan pada para JCH Kota Jambi, saat berada di tanah suci untuk mendoakan masyarakat Kota Jambi selalu sehat dan Kota Jambi dijauhkan dari bencana.
“Jangan terlalu memikirkan keluarga yang tinggal di Kota Jambi, yakinlah bahwa keluarga baik-baik saja, tetaplah jaga kesehatan selama beribadah,” katanya.
Wali Kota Jambi dua periode tersebut diketahui juga akan menunaikan ibadah haji pada 2022 ini. Ia akan berangkat pada 3 Juli mendatang.
Kakan Kemenag Kota Jambi, Abd Rahman mengatakan, secara resmi JCH Kota Jambi akan masuk asrama haji pada 24 dan 25 Juni mendatang. Sampai saat ini semua JCH Kota Jambi dalam kondisi sehat.
“Hari ini juga difasilitasi secara gratis pelaksanaan PCR dan booster. Mohon doa supaya JCH kita selalu sehat,” katanya.
Sementara salah satu JCH Kota Jambi, Virdon Rinza mengatakan, dirinya sudah menanti 13 tahun untuk keberangkatan haji pada 2022 ini. Kini Ia sudah dijadwalkan akan berangkat 24 Juni mendatang dan tergabung dalam kloter 10.
“Kami diminta menjaga kesehatan, mengikuti manasik yang telah diarahkan. Alhamdulillah, kita sampai saat ini diberi kesehatan,” katanya.
Pihaknya sebut Virdon, juga difasilitasi melaksanakan PCR yang difasilitasi Pemkot Jambi secara gratis.
“Ini sangat bermanfaat. Kita kan berangkat tanggal 24, hari ini (kemarin, red) dilakukan PCR, kalaupun andainya kita terindikasi, masih ada waktu kita untuk melakukan langkah-langkah sehingga nanti bisa berangkat,” tuturnya.
Menurutnya, berdasarkan informasi dari Kemenag, bahwa kondisi cuaca di tanah suci cukup panas. Suhu mencapai 42 derajat celcius.
“Kemungkinan jamaah bisa terkena dehidrasi. Tetap jaga kesehatan. Ibadahlah yang paling penting,” pungkasnya. (CR01)