Harga Cabai dan Bawang Melambung Tinggi

Senin, 11 Juli 2022 - 12:06:34 WIB - Dibaca: 1345 kali

Cabai Merah (ilustrasi)
Cabai Merah (ilustrasi) ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Masyarakat mengeluhkan masih tingginya beberapa harga komoditas. Harga cabai dan bawang terpantau masih tinggi bahkan mengalami kenaikan hingga  Idul Adha 1443 H. Padahal beberapa waktu lalu, para pejabat di Jambi telah melakukan monitoring harga sembako di pasar. Namun hal itu tidak membawa dampak pada turunnya harga komoditas.

"Jadi apa gunanya kalau cuma monitor tanya-tanya harga, tapi nyatanya harganya malah naik terus, tidak turun-turun. Harusnya ini jadi bahan evaluasi," kata Yani, salah satu penjual cabai di Angso Duo, Sabtu (9/7).

Kata dia, kondisi pasar sepi, baik dari jumlah pedagang maupun pembeli, dikarenakan masih dalam momen lebaran. 

"Sebagian rumah makan tutup, jadi pembeli dan pedagang agak sepi," katanya.

Dikatakan oleh Yani, harga mulai naik sudah sekitar satu pekan yang lalu. Hingga saat ini (10/7) harga cabai merah tembus Rp160 ribu per kilogram nya, lebih mahal dibandingkan jenis cabai yang lain.

"Cabai rawit Rp90 ribu per kilogram, lain lagi kalau cabai besar hijau Rp50 ribu," ujarnya.

Selain itu, harga bawang merah pun ikut melonjak. Dikatakan pedagang lainnya Yuyun, untuk bawang merah dipatok dengan harga Rp56 ribu per kilonya, sedangkan bawang putih Rp24 ribu per kilo.

"Harga bawang naik sudah agak lama," katanya

Dengan kenaikan harga tersebut, kata dia membuat pembeli mengeluh. Karena sebagian besar masyarakat banyak mengkonsumsi cabai dan bawang.

Tidak hanya itu, omset penjualan para pedagang pun ikut menurun karena lonjakan harga tersebut. Sehingga beberapa pedagang tetap berjualan untuk menghabiskan dagangannya walau di hari Idul Adha seperti ini. (CR01)





BERITA BERIKUTNYA