Maulana: Semua Tenaga Bidang Kontruksi Harus Bersertifikat

Rabu, 27 Juli 2022 - 10:40:25 WIB - Dibaca: 1264 kali

Pembekalan dan uji sertifikasi tenaga kerja kontruksi tingkat trampil kota Jambi bidang bidang tukang bata IX (Foto: Ahmad)
Pembekalan dan uji sertifikasi tenaga kerja kontruksi tingkat trampil kota Jambi bidang bidang tukang bata IX (Foto: Ahmad) (Foto: Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Perlunya suatu kompetensi tenaga kerja dalam suatu profesi telah menjadi persyaratan mutlak. Hal itu agar, para tenaga kerja dapat bersaing dengan tenaga kerja lainnya.

Wakil Walikota Jambi, Maulana menegaskan hal ini, saat membuka Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Kontruksi Tingkat Terampil Kota Jambi Bidang Bidang Tukang Bata IX, Selasa (26/7) kemarin.

Dalam arahannya itu, Maulana menjelaskan bahwa, sesuai amanat undang-undang semua profesi, khususnya di bidang konstruksi harus memiliki kompetensi keterampilan dan keselamatan dalam bekerja.

“Sebelum disertifikasi, para profesi ini diberi pelatihan dan akan diuji. Karena ke depan Kota Jambi memiliki daya tarik di berbagai bidang investasi, untuk menuju suatu kota metropolitan,” terangnya.

Ditambahkan Maulana, jika suatu profesi bagi warga Kota Jambi tidak memiliki sertifikasi, tentu mereka akan kalah saing dengan tenaga kerja lainnya khususnya dari luar Kota Jambi.

“Ini tentu menjadi hal perlu diperhatikan juga. Karena tentu banyak para investor yang akan mencari tenaga kerja yang bersertifikasi. Maka dari itu, kita akan menawarkan para tenaga kerja yang ada di Kota Jambi,” jelasnya.

Maulana pun terus berharap, agar tenaga kerja di Kota Jambi dapat terus diserap saat berbagai investasi masuk. “Kalau tidak disertifikasi, banyak orang luar nanti yang kerja,” tegasnnya.

Apalagi Maulana menyebutkan, saat ini perekonomian di Kota Jambi berangsur membaik. Sejumlah pembangunan pun gencar dilakukan, baik bersumber dari APBD, APBN maupun pihak swasta.

“Tenaga kerja kiranya harus disertifikasi. Kalau mereka seritifkasi mandiri maka biayanya mahal, makanya kita buka pelatihan ini sesuai bidang mereka masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi  Masrizal mengatakan, khusus untuk tukang batu bata ini, sudah ada 450 orang yang sudah memiliki sertifikasi. 

"Sesuai undang-undang, semua tenaga profesi harus bersertifikat. Kalau tidak nanti bakal kalah bersaing," pungkasnya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA