Sering Terjadi Banjir Lahar Dingin, Dinas PUPR Kerinci Bantu Galian Parit

Kamis, 24 November 2022 - 19:20:54 WIB - Dibaca: 1321 kali

Lokasi Banjir Lahar Dingin di Kaki Gunung Kerinci
Lokasi Banjir Lahar Dingin di Kaki Gunung Kerinci (Istimewa )

JAMBIPRIMA.COM,KERINCI - Masyarakat yang berada di kaki Gunung Kerinci, seperti desa Tangkil, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci selalu khawatir setiap hujan deras turun di puncak Gunung Kerinci, karena akan menyebabkan desa mereka dilanda banjir lahar dingin.

Banjir lahar dingin dari Gunung Kerinci, selalu terjadi setiap hujan lebat dipuncak Gunung Tertinggi di Sumatera tersebut. Karena material lahar dingin membuat banjir di pemukiman penduduk.

"Banjir ini sudah lima kali terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini, hingga membuat material pasir dan batuan menutupi bandar dan jalan," kata Yoni, warga Tangkil.

Menurut Yoni, untuk mengatasi material pasir dan batu yang terbawa banjir masuk ke rumah, warga terpaksa membuat tanggul mengunakan karung.

"Kita minta kepada pemerintah daerah untuk membesarkan parit, karena yang sekarang ini terlalu kecil, tidak bisa menampung aliran air yang cukup besar dan deras dari Gunung Kerinci," tutupnya.

Sudar warga Kayu Aro mengatakan terakhir banjir lahar dingin ini terjadi sekitar sepekan yang lalu. "Banjir yang terakhir pada Jum'at yang lalu, itu merupakan yang paling parah, karena aliran lahar dingin ini cukup deras, hingga ke jalan dan masuk ke rumah warga yang berada di pinggir jalan nasional," ungkapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci, Maya Novefri dikonfirmasi membenarkan sudah empat hari alat berat bekerja di sana untuk melakukan penggalian parit atau membuat Parit 

"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar aliran lahar dingin tidak terlalu deras melewati perkampungan warga, jadi sebagian aliran lahar dingin ini nantinya akan diarahkan ke Sungai Kering," ujarnya.

Kadis PUPR ini menambahkan, karena saat ini sudah masuk akhir tahun, dari Bidang Tanggap Darurat hanya bisa membantu membuat parit.

"Kalau untuk pekerjaan sudah hampir kurang lebih 2 km, mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, banjir lahar dingin tidak lagi menerjang Desa Bengkolan Dua dan Tangkil," pungkasnya.(Bdu)





BERITA BERIKUTNYA